Advertisement

Suatu marga yang termasuk suku Hominidae bersama dengan Australopithecus, Pithecanthropus, dan Homo. Spesies yang termasuk dalam marga ini adalah Paranthropus robustus yang fosilnya ditemukan di Kromdraai, Afrika Selatan, dan P. crassidens yang fosilnya ditemukan di Swartkrans, Afrika Selatan.

Tengkorak Paranthropus kecil dengan kapasitas kranial pada P. robustus 650 sentimeter kubik dan P. boisei 530 sentimeter kubik; brakikefal dengan foramen magnumnya lebih ke depan daripada Pongidae. Rahang bawah sangat besar, sehingga marga ini disebut megagnath, dengan gigi geraham sangat besar pula, taring dan gigi seri kecil, dan tak ada diastema. Karena rahangnya yang besar, maka otot kunyahnya harus besar pula, sehingga di atap tengkorak terdapat krista sagital untuk pelekatan otot-otot ini. Di daerah oksipital terdapat krista oksipital untuk perlekatan otot tengkuk dan otot kunyah. Bentuk tulang panggul Paranthropus yang hampir sama dengan tulang panggul Homo menunjukkan bahwa Paranthropus itu or- tograd (berdiri tegak). Tulang anggota yang kecil dengan tulang panggul yang kecil menunjukkan bahwa badan Paranthropus kecil. Dengan morfologi gigi yang khas, dataran kunyah yang rata dan derajat keausan gigi yang tinggi, dapat diperkirakan bahwa Pa-ranthropus adalah herbivor.

Advertisement

Advertisement