Kelompok saleh yang hidup terpisah (bahasa Ibrani perushim) dari rakyat Yahudi yang tidak mengerti Hukum Ilahi, supaya tidak menjadi najis. Mereka berusaha mengindahkan segala ketentuan Hukum Taurat dan adat nenek-moyang (tradisi), supaya kehendak Yahwe terlaksana di Israel sampai hal-hal kecil. Mereka dikecam Yesus bukan karena taat pada Allah, melainkan karena menyangka bahwa pelaksanaan Hukum Ilahi memberi hak atas keselamatan abadi. Yesus beberapa kali menolak adat nenek-moyang dan mengubah hukum-hukum Perjanjian Lama. Maka kaum Parisi menolak Yesus sebagai Mesias dan bersekongkol dengan para S aduki, lawan mereka, untuk membunuhnya. Sesudah Pantekosta banyak orang Parisi bertobat menjadi Kristen.