Teori patriarki.

Pengertian patriarchy (patriarki) adalah Patriarki adalah sistem sosial di mana lelaki mendominasi, menindas dan mengeksploitasi wanita. Wanita selalu dirugikan di banyak bidang kehidupan sosial. Konsep patriarki menekankan pada kesalingterkaitan as­pek-aspek ketimpangan gender. Teori patriarki menganalisis pembagian kepen­tingan antara kebanyakan pria dengan kebanyakan wanita yang disebabkan oleh struktur sosial dari relasi gender. GENDER adalah hubungan kekuasaan dan ketimpa­ngan, bukan sekadar perbedaan.

Ketimpangan gender. Pengertian patriarchy (patriarki) adalah

Ada sejumlah istilah lanjutan yang me­miliki makna yang mirip dengan patriarki. Istilah itu antara lain rezim gender, tatanan gender, sistem seks-gender. Mereka sama­sama menunjukkan keterkaitan domain­domain ketimpangan gender yang berbeda. Mereka berbeda dalam hal bahwa gagasan ketimpangan dan kekuasaan sebagai aspek intrinsik dari sistem relasi sosial ini. Analisis patriarki bervariasi dalam soal apakah posisi pria sebagai kepala rumah tangga dan unit keluarga dianggap sebagai kunci bagi kemampuan mereka untuk men­dominasi, atau apakah tempat institusional dari kekuasaan pria adalah lebih luas dari itu. Pengertian patriarchy (patriarki) adalah Analisis yang lebih tradisional cende­rung fokus pada pria sebagai kepala rumah tangga, sedangkan analisis yang lebih baru cenderung membahas situs patriarki yang lebih luas. Relasi sosial yang lebih luas yang rnana lelaki mendominasi wanita adalah di bidang reproduksi, kekerasan, seksuali­tas, pekerjaan, kultur dan negara (Walby, 1990). Beberapa penulis fokus pada area ke­kuasaan patriarkis, sedangkan yang lain­nya lebih luas fokusnya. Beberapa di an­taranya merujuk pada aspek biologis dari reproduksi, misalnya, Firestone (1970), namun ini tidak lazirn, terutama di dalam tulisan-tulisan yang lebih baru. fokus yang lebih sering adalah kontrol atas wanita melalui seksualitas, dengan referensi pada institusi heteroseksualitas dan pornografi serta kekerasan seksual. Kekerasan pria sebagai basis kontrol pria atas wanita adalah fokus dari beberapa analisis patri­arki. Teori lainnya lebih materialis dalam p•nekanannya, dengan analisis tentang baga imana pria menda pat keuntungan dari tenaga kerja wanita; baik itu dalam pekerjaan rumah tangga yang tak digaji maupun dalam pekerjaan bergaji rendah di pasar tenaga kerja. Analisis patriarki terkadang diinte­grasikan dengan analisis kelas dan kapi­talisme. Secara khusus, teori dual-sistem menganalisis persinggungan antara kapi­talisme dan patriarki, dan berbagai kom­binasi gender dan relasi kelas (Hartmann, 1979). Konsep patriarki adalah kontroversial. Beberapa kritikus menunjukkan bahwa konsep ini kurang memerhatikan aspek ketimpangan sosial lainnya seperti kelas dan “ras.” Yang lainnya menuduh bahwa teori ini mengarah ke esensialisme, unf­versalisme palsu dan ahistorisisme. Para pengkritik menunjukkan bahwa konsep ini mengandung kesulitan dalam membahas perbedaan dalam sifat relasi gender antara kultur, kelompok etnis dan periode histo­ris. Pengertian patriarchy (patriarki) adalah Dalam merespons kritik itu, muncul analisis patriarki yang berbeda. Analisis ini biasanya diarahkan pada tempat relasi patriarkis yang lebih luas ketimbang di analisis sebelumnya dan analisis baru ini lebih baik dalam membahas kompleksitas bentuk ketimpangan gender yang berbeda­beda (Bhopal, 1997). Kegunaan utama konsep ini adalah bahwa ia memberikan teorisasi relasi gen­der yang difokuskan pada kekuasaan dan pada ketersalingkaitan berbagai bentuk ketimpangan gender yang berbeda. Kon­sep ini terbukti berguna untuk analisis perubahan dalam ketimpangan gender di level makro, dalam upaya untuk mema­hami kaitan antara globalisasi dan gender, seperti dalam karya Castells (1997), dan hubungan antara pembangunan dan gen­der (Mies, 1986).