Advertisement

PENGERTIAN PEMANIS BUATAN – Adalah bahan kimia yang memiliki rasa manis. Senyawa ini dipakai untuk memberikan rasa manis pada makanan atau minuman, sebagai pengganti gula. Pemakaian pemanis buatan makin lama makin banyak karena memberi beberapa keuntungan. Rasa manis yang melebihi manisnya gula dan biaya pembuatan yang lebih murah menyebabkan bahan ini banyak dipakai untuk pemanis makanan dan minuman. Selain itu pemanis buatan juga dipakai untuk memberikan rasa manis pada makanan orang yang tak boleh makan gula terlalu banyak seperti pada penderita penyakit kencing manis. Pemanis buatan yang biasa digunakan adalah sakarin, aspartam, dan siklamat.

Sakarin (iinida asam benzoilsulfonat) tidak mengisi an kalori, dan berasal dari senyawa naftalena. pemanis ini ditemukan secara tak sengaja oleh seorang mahasiswa di Universitas Johns Hopkins, Amerika Serikat, pada tahun 1879. Mahasiswa yang sedang menjalankan praktikum tersebut merasakan bahwa roti bekalnya yang tercemar suatu senyawa turunan toluena terasa sangat manis. Sejak itulah sakarin, yang memiliki rasa manis 300 kali rasa manis gula digunakan secara luas di seluruh dunia. Dalam tubuh, sakarin diserap secara perlahan, tak dimetabolisme, lalu segera dikeluarkan lewat air seni.

Advertisement

P; ia tahun 1977 Food and Drug Administration (FDA), yaitu badan pengawas makanan dan obat di Amerika Serikat, menyatakan bahwa berdasarkan penelitian di Kanada, sakarin terbukti meningkatkan kejadian tumor kandung kencing pada anak tikus bila induknya diberi sakarin ketika mengandung. Meskipun pada manusia hal ini belum terbukti, FDA mewajibkan semua makanan/minuman yang menggunakan sakarin sebagai pemanisnya untuk menuliskan kalimat berikut dalam kemasannya: “Menggunakan produk ini mungkin dapat membahayakan kesehatan anda. Barang ini mengandung sakarin y.- ig sudah dipastikan menyebabkan kanker pada binatang percobaan”. Atas dasar ini pula wanita hamil dan anak-anak sebaiknya tidak diberi makanan yang mengandung sakarin. Di pasaran tersedia sakarin berbentuk tablet, dan larutan natrium serta kalsium sakarin.

Aspartam merupakan senyawa dipeptida fenilalanina dengan asam aspartat. Setiap gram aspartam dalam tubuh dapat menghasilkan energi sebesar 4 kalori Seperti sakarin, pemanis ini juga ditemukan secai tidak sengaja oleh G.D. Searle Company pada tahun 1965. Di dalam tubuh, aspartam mengalami dua macam metabolisme dan penyerapan. Pertama, sel usus menghidrolisis aspartam menjadi asam aspartat, fenilalanina dan metanol. Kedua, aspartam langsung diserap oleh sel mukosa usus melalui mekanisme transport peptida, dan baru di dalam sel senyawa tersebut dihidrolisis menjadi tiga komponen tadi. Mekanisme kedua lebih jarang terjadi dibandingkan dengan mekanisme yang pertama. Dan sekali memasuki sirkulasi portal, ketiga bahan ini akan dime- tabol: me atau dikeluarkan dari tubuh.

Asam aspartat kemudian akan menjalani metabolisme, khususnya metabolisme energi dan nitrogen, bersama asam amino glutamat yang berasal dari makanan. Selain itu kedua asam amino ini juga ikut serta dalam siklus urea. Namun demikian, karena pemakaian aspartam sebagai pemanis hanya sedikit, pengaruhnya dalam metabolisme juga sedikit. Metanol yang dihasilkan dari pemecahan aspartam sedikit saja, sehingga diduga tak akan menyebabkan kebutaan, suatu efek samping utama pada pemakaian metanol. Fenila anina merupakan asam amino esensial untuk membentuk protein dan metabolisme lainnya. Asam amino ini umumnya aman untuk manusia, kecuali Pada penderita penyakit keturunan fe nil ke t o nur ia (PKU). Pada penyakit yang menyerang satu dari sekitar 15.000 orang ini, penderita tidak mempunyai en- Zlm fenilalanina hidroksilase yang mengubah fenila-lanina menjadi tirosina di dalam hati. Meskipun hasil pemecahan aspartam yang berupa fenilalanina hanya sedikit, pemakaian senyawa ini pada orang yang mempunyai penyakit PKU dikhawatirkan dapat meningkatkan kadar fenilalanina dan metabolitnya dalam darah. Hal ini akan memunculkan gejala penyakit PKU, yang berupa keterbelakangan mental, gangguan perkembangan, dan gejala serius lainnya, khususnya pada anak-anak. Namun, secara umum dapat dikatakan bahwa aspartam, yang rasa manisnya 200 kali rasa manis gula, relatif aman dibandingkan dengan sakarin, kecuali untuk penderita PKU.

Siklamat (garam natrium atau kalsium dari asam N-sikloheksilsulfamat) dalam bentuk larutan 0,17 persen merupakan pemanis buatan yang memiliki rasa manis simpai 30 kali rasa manis gula. Semakin pekat larutannya, semakin kurang manisnya dan semakin bertambah pahitnya. Pemanis ini biasa dipakai oleh penderita kencing manis dan orang yang ingin membatasi penggunaan karbohidrat dalam dietnya. Sikla-mat, yang umumnya berada dalam bentuk garam natrium atau kalsium, dan asam siklamat, diserap secara tak sempurna dalam usus. Sebagian bahan ini kemudian dibuang melalui air seni. Pada 10-30 persen populasi, siklamat dimetabolisme menjadi sikloheksi- lamina, yang kemudian juga dibuang melalui air seni. Jumlah sikloheksilamina yang dihasilkan berbeda-beda pada setiap individu, bergantung pada flora ususnya. Efek racunnya dalam jangka panjang belum banyak diketahui, sehingga siklamat di beberapa negara pemakaian siklamat untuk pemanis makanan, minuman, maupun sebagai tablet pemanis dilarang. Selain itu, didapat bukti bahwa kejadian mongolisme atau sindrom Down meningkat pada anak-anak yang dilahirkan oleh ibu yan» menggunakan siklamat selama kehamilannya. Kalaupun orang masih ingin memakainya, pemakaian asam siklamat tak boleh lebih dari 4 miligram per kilogram bobot badan per hari.

Terdapat pemanis lain baik alamiah maupun sintetis yang tak mengandung kalori. Steviosida, suatu glikosida yang diekstrak dari tanaman semak Stevia rebaudiana, mempunyai rumus kimia C38H60Oi8 dengan rasa manis 300-550 kali sukrosa (gula pasir). Perlartina mempunyai kemanisan 2.000 kali sukrosa. Zat ini dibuat dari suatu aldehida yang terkandung dalam minyak asiri dari tanaman Perilla fructescens yang tumbuh di Jepang. Dulcin atau pa/^-fenetilurea pernah digunakan sebagai pemanis buatan, tetapi kemudian terbukti dapat menimbulkan tumor hati dan mengganggu pembentukan sel darah merah pada binatang percobaan, sehingga penggunaannya dilarang. Beberapa derivat uj-ea dan anilina dikenal mempunyai rasa manis yang tinggi, namun dikesampingkan sebagai bahan pemanis karena efek sampingnya yang serius. Anilina, misalnya, dikenal sebagai zat karsinogenik.

Incoming search terms:

  • pengertian pemanis buatan
  • pengertian pemanis
  • definisi pemanis buatan
  • arti pemanis buatan
  • pengertian pemanisan
  • fungsi pemanis buatan
  • pemanis buatan adalah
  • apa itu pemanis buatan
  • apa yang dimaksud pemanis buatan
  • apa yang dimaksud dengan pemanis buatan

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian pemanis buatan
  • pengertian pemanis
  • definisi pemanis buatan
  • arti pemanis buatan
  • pengertian pemanisan
  • fungsi pemanis buatan
  • pemanis buatan adalah
  • apa itu pemanis buatan
  • apa yang dimaksud pemanis buatan
  • apa yang dimaksud dengan pemanis buatan