Advertisement

PENGERTIAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN LINGKUNGAN – Terjemahan dari gagasan Sustainable Development yang sering diterjemahkan sebagai pembangunan berlanjut, berkelanjutan, berkesinambungan, memuat lima pokok penting:

  1. Menumbuhkan sikap kerja berdasarkan kesadaran saling . Hakikat lingkungan hidup mencakup hubungan kait-mengait dan hubungan saling membutuhkan antarsektor, antardaerah, antarnegara, sekarang dan pada masa depan yang sering kali dikonotasikan dengan generasi kini dan generasi yang akan datang. Karena itu diperlukan sikap kerja sama dengan semangat solidaritas antarsektor, antardaerah, antarnegara, dan antarkepentingan.
  2. Menyerasikan kebutuhan dengan kemampuan sumber alam dalam menghasilkan barang dan jasa. Kebutuhan manusia yang terus-menerus meningkat Perlu dikendalikan untuk disesuaikan dengan pola Penggunaan sumber alam secara bijaksana.
  3. Mengembangkan sumber daya manusia agar Nampu menanggapi tantangan pembangunan tanpa merusak lingkungan. Untuk Indonesia yang bakal memasuki tahap industrialisasi besar-besaran dalam Re- pelita-repelita yang akan datang, kita harus mampu mengembangkan teknologi dengan limbah sesedikit mungkin dan menghemat sumber alam. Kita harus mampu mencegah terulangnya pola industrialisasi yang merusak lingkungan.

(4)          Mengembangkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat sehingga tumbuh menjadi kesadaran berbuat dan«feerprestasi.

Advertisement

(5)          Menumbuhkan lembaga-lembaga swadaya masyarakat yang dapat mendayagunakan dirinya untuk menggalakkan partisipasi masyarakat dalam mencapai tujuan pengelolaan lingkungan hidup.

Proses pembangunan berwawasan lingkungan harus mencakup tiga hal penting:

  1. Menggunakan sumber alam secara bijaksana agar bisa terpakai secara terus-menerus untuk pembangunan berkesinambungan. Diperlukan pendekatan resource-economics, supaya dihindari penggunaan sumber alam secara boros.
  2. Memilih teknologi pengolahan sumber alam yang tepat dan sekaligus mengendalikan pencemaran serta limbah akibat pembangunan. Perlu diperhitungkan dampak negatif terhadap lingkungan dan diusahakan cara-cara mengolah sumber alam tanpa merusak lingkungan.
  3. Menghasilkan barang dan jasa guna memenuhi konsumsi masyarakat yang dikendalikan dalam batas kewajaran dan serasi dengan sumber alam yang tersedia, sehingga tidak terjadi eksploitasi berlebihan terhadap sumber alam untuk memenuhi konsumsi.

Advertisement