Advertisement

PENGERTIAN PEMBELANJAAN INTERN – Adalah cara pembelan-jaan perusahaan dengan menggunakan dana yang berasal dari laba yang tidak dibagikan kepada pemegang saham, atau yang sering disebut laba ditahan. Setelah laba perusahaan dikurangi Pajak Penghasilan (PPh), diperoleh Laba Bersih Sesudah Pajak, yang selanjutnya akan dibagi kepada pemegang saham sebagai dividen dan/atau ditahan di dalam perusahaan. Bagian yang ditahan di dalam perusahaan merupakan sumber pembelanjaan intern yang, di dalam neraca, termasuk bagian dari modal atau dana pemegang saham.

Dengan demikian, besarnya pembelanjaan intern sangat tergantung dari kebijakan pembayaran dividen. Makin besar dividen yang dibayarkan, makin kecil pula dana yang dapat ditanamkan kembali untuk pengembangan usaha. Kebijakan pembayar_m dividen dihadapkan pada dua kepentingan yang saling bertentangan. Di satu pihak, demi pengembangan pe-rusahaan, laba yang ditahan harus besar; di lain pihak, untuk menarik para pemodal, dividen yang dibagikan harus cukup tinggi. Konsekuensinya perusahaan harus menggantungkan pembelanjaannya pada pinjaman. Kebijakan pembayaran dividen langsung berkaitan dengan kebijakan struktur permodalan perusahaan, yang bertujuan mencapai hasil per sahamnya maksimal.

Advertisement

Incoming search terms:

  • pembelanjaan intern
  • Pengertian Pembelanjaan
  • pengertian pembelanjaan intern DALAM perusahaan
  • contoh pembelanjaan intern
  • pembelanjaam internal adalah
  • Pembelanjaan intern dan kebijakan deviden
  • pengertian pembelanjaan intern
  • pengertian pembelanjaan intern beserta contoh nya

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pembelanjaan intern
  • Pengertian Pembelanjaan
  • pengertian pembelanjaan intern DALAM perusahaan
  • contoh pembelanjaan intern
  • pembelanjaam internal adalah
  • Pembelanjaan intern dan kebijakan deviden
  • pengertian pembelanjaan intern
  • pengertian pembelanjaan intern beserta contoh nya