PENGERTIAN PEMILIKAN VERSUS PENGUASAAN – Evolusi hak atas kekayaan merupakan gerakan yang terus-menerus berlangsung dari hak-hak komunal menuju hak-hak pribadi, dari hak setiap orang untuk memanfaatkan sumber daya vital sampai hanya sebagian orang yang memanfaatkan sepenuhnya sumber daya yang tersedia. Tetapi untuk memahami secara jelas apa saja dimensi penting dari pemilikan ini, perlu dihindari konsep pemilikan yang sempit dan legalistik, yaitu konsepsi pemilikan sebagai “hak milik”. Yang penting bukanlah hak milik, tetapi penguasaan (control). Sebagai contoh, keluarga tertentu dalam masyarakat !Kung memiliki telaga, yakni memiliki “hak milik” atasnya. Tetapi pemilikan ini bukan dalam pengertian “hak milik”, karena mereka tidak mempunyai kemampuan atau kecenderungan untuk mencegah keluarga lain memanfaatkan telaga tersebut. Dengan demikian, di kalangan masyarakat !Kung penguasaan atas telaga bersifat komunal, dan inilah dimensi yang terpenting. Dalam nada yang sama, di Eropa -zaman pertengahan terdapat banyak petani bebas yang memiliki tanah sendiri, yakni, mempunyai “hak milik”. Namun para petani ini secara efektif tidak dapat menguasai secara penuh tanah mereka sendiri, karena kelas tuan tanah memegang hak administratif untuk memungut pajak terhadap mereka dan menguasai mereka dalam hal yang lainnya. Dengan demikian, para petani memiliki tanah sendiri, tetapi tuan tanah sangat menguasainya. Sekali lagi, penguasaanlah yang menentukan apa yang terjadi dalam sebuah sistem produksi, dan kap an pemilikan dan penguasaan tidakberkaitan, yang terakhir inilah yang harus menj adi perhatian para ilmuwan sosial.

Filed under : Bikers Pintar,