Advertisement

PENGERTIAN PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN) – Di Indonesia diatur dengan Undang-undang No. 6 tahun 1968 yang disahkan pada tanggal 3 Juli 1953 Pengertian Modal Dalam Negeri menurut undang-undang tersebut adalah bagian dari kekayaan masyarakat Indonesia, termasuk hak-hak dan harta benda baik yang dimiliki negara maupun swasta nasional atau swasta asing yang berdomisili di Indonesia, yang tidak memenuhi ketentuan-ketentuan tentang modal asing (Undang-undang No. 1 tahun 1967), yang disisihkan atau disediakan guna menjalankan usaha di Indonesia. Pihak swasta yang memiliki modal dalam negeri dapat terdiri atas pribadi/perseorangan, atau badan hukum yang didirikan di atas dasar hukum yang berlaku di Indonesia.

PMDN adalah penggunaan modal tersebut bagi usaha-usaha yang mendorong pembangunan ekonomi pada umumnya. Pengusahaan modal tersebut dapat dilakukan secara langsung oleh pemiliknya dengan membuka suatu usaha, atau secara tidak langsung, melalui pembelian obligasi, saham, atau surat-surat berharga lain, serta deposito dan tabungan di bank yang berjangka sekurang-kurangnya satu tahun.

Advertisement

Undang-undang PMDN memuat ketentuan-ketentuan pokok meliputi bidang usaha, izin usaha, batas waktu berusaha, tenaga kerja, keringanan pajak, serta kewajiban-kewajiban lain pengusaha dalam kaitannya dengan penanaman modal.

Advertisement