PENGERTIAN PENERIMAAN DALAM TERAPI PERILAKU DIALEKTIKAL – Teori Marsha Linehan mengenai penerimaan (acceptance) dalam kerangka terapi perilaku dialektikal yang dikembangkannya tidak terlihat nyata dan sulit dipahami; oleh karena itu diperlukan beberapa penj elasan. Linehan berpendapat bahwa terapis yang menangani seorang yang berkepribadian ambang harus mengambil posisi yang dalam pemikiran Barat akan dianggap tidak konsisten. Terapis harus memperjelas kepada pasien mengenai batas-batas dan berupaya melakukan perubahan sementara pada saat yang sama menerima orang tersebut seperti halnya terapis yang terpusat pada klien, yang berarti menerima kemungkinan nyata bahwa tidak akan terjadi perubahan sama sekali.

Penalaran Linehan adalah orang yang berkepribadian—ambang sangat sensitif terhadap penolakan dan kritik serta emosinya sangat tidak stabil sehingga dorongan secara halus untuk berperilaku atau berpikir secara berbeda pun dapat memicu ketegangan emosi yang tinggi dan kesalahan menginterpretasi saran sebagai celaan serius. Terapis yang beberapa saat sebelumnya dipuja sekarang direndahkan dan ditolak. Dengan demikian, sambil tetap mengawasi batasbatas—”Saya akan sangat sedih jika Anda bunuh diri, jadi saya sangat berharap Anda tidak akan melakukannya”—terapis harus menunjukkan ke pasien ambang bahwa ia sepenuhnya diterima bahkan bila mengancam untuk bunuh diri dan mengacaukan hidup semua orang, termasuk terapis!

Penerimaan total terhadap pasien tidak berarti terapis menye tujui segala sesuatu yang dilakukan pasien, hanya berarti bahwa terapis menerima situasi sebagaimana adanya. Memang, menurut Linehan, terapis harus sungguh-sungguh menerima pasien sebagaimana adanya; penerimaan tidak boleh diberikan dalam kaitan dengan perubahan, suatu cara tidak langsung untuk mendorong pasien berperilaku secara berbeda. Konsep penerimaan Linehan bukanlah alat untuk mencapai tujuan. “Penerimaan dapat mengubah sesuatu, namun jika Anda menerima dengan tujuan untuk mengubah sesuatu, itu bukanlah penerimaan. Menerima seperti mencintai. Cinta tidak membutuhkan balasan, namun jika diberikan dengan tulus akan mendapatkan balasan ratusan kali lipat. Mereka yang kehilangan kehidupannya menemukannya. Mereka yang menerima, mengubah” (M. M. Linehan, percakapan pribadi, 6 November 1992). Penerimaan total dan menyeluruh tidak, dalam pandangan Linehan, mengabaikan perubahan. la berpendapat bahwa penolakan untuk menerima itulah yang mencegah terjadinya perubahan. la dapat menyampaikannya dengan kata-kata berikut ketika berbicara dengan pasiennya.

Filed under : Bikers Pintar,