Advertisement

PENGERTIAN PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN – Di Indonesia dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, yang sering disingkat Ditjen POM. Badan ini berada di bawah naungan Departemen Kesehatan, dan berwenang menetapkan standar kualitas obat. Di Amerika Serikat, badan seperti ini adalah Food and Drug Administration (FDA). Tujuan pokok badan-badan tersebut adalah melindungi masyarakat dari makanan, obat, kosmetik, dan alat-alat pengobatan yang berbahaya, tercemar bahan yang merugikan kesehatan, atau diberi etiket yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Di Indonesia sampai tahun 1990 pengawasan kebanyakan obat baru berkisar pada kadar zat aktifnya, yang tidak boleh menyimpang dari apa yang tertera pada etiket (misalnya harus termasuk dalam 90 – 110 persen etiket), dan tidak digunakannya zat pembantu (zat warna, pemanis, dll) yang dilarang. Namun lambat laun pengawasan akan lebih ketat ke arah ketersediaan hayati obat jadi dan toksisitas.

Advertisement

Pengawasan obat telah dimulai sejak bahan-bahan baku obat itu dibuat pabrik perakitan obat. Bagian Pengawasan Kualitas melagukan pengambilan contoh (secara acak ataupun secara tuntas) dari dalam kemasan dan melakukan pengujian dan analisis berdasar prosedur tertulis yang sudah ada, dan membandingkan hasilnya dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Selanjutnya Bagian Pengawasan Kualitas melakukan uji yang serupa terhadap obat setengah jadi, obat jadi, dan obat yang telah dikemas untuk dikirim. Sebenarnya sebelum Bagian Pengawasan Kualitas mengambil contoh, Bagian Produksi sendiri terus-menerus melakukan pengawasan, misalnya dalam hal keseragaman bobot tablet.

Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Pusat Pemeriksaan Obat dan Makanan pada Departemen Kesehatan, juga melakukan pengawasan obat, makanan, dan kosmetik yang beredar di pasar. Mereka mengambil contoh secara berkala dan acak. Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan juga dibantu oleh badan-badan POM di tiap propinsi. Bila mereka menjumpai suatu produk obat yang tidak memenuhi persyaratan, mereka akan menegur perusahaan yang bersangkutan. Biasanya dilakukan pencocokan prosedur pemeriksaan dan analisis terlebih dahulu, kemudian dilakukan pemeriksaan-ulang. Bila ternyata obat itu memang tidak memenuhi persyaratan, produk dengan nomor batch itu harus ditarik dari peredaran. Di samping pemeriksaan berkala, Pemerintah mengambil tindakan pengawasan bila terjadi keluhan dari pasien, dokter, atau rumah sakit terhadap suatu produk obat.

Incoming search terms:

  • perbedaan pengawasan obat langsung dan tak langsung
  • perbedaan pengawasan obat langsung dan tidak langsung
  • perbedaan pengawasan obat langsung dan tidak langsung adalah
  • pengawasan obat adalah
  • mengapa syarat kadar obat - obat harus 90 sampai 110 persen
  • perbedaan pengawasan obat secara langsung Dan tidak langsung
  • maKalah pengawasan obat dan makanan
  • jelaskan pengawasan obat dan makanan
  • definisi pengawasan obat dan makanan
  • contoh makalah pengawasan perusahaan makanan

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • perbedaan pengawasan obat langsung dan tak langsung
  • perbedaan pengawasan obat langsung dan tidak langsung
  • perbedaan pengawasan obat langsung dan tidak langsung adalah
  • pengawasan obat adalah
  • mengapa syarat kadar obat - obat harus 90 sampai 110 persen
  • perbedaan pengawasan obat secara langsung Dan tidak langsung
  • maKalah pengawasan obat dan makanan
  • jelaskan pengawasan obat dan makanan
  • definisi pengawasan obat dan makanan
  • contoh makalah pengawasan perusahaan makanan