Advertisement

MULTIPLIER / PENGGANDAAN adalah rasio dari suatu perubahan yang direncanakan dari tingkat KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL (EQUILIBRIUM OF NATIONAL INCOME) terhadap suatu perubahan awal dalam tingkat pengeluaran/pembelanjaan. Efek pengganda menunjukkan gejala di mana suatu peningkatan awal (atau penurunan) pada tingkat pengeluaran akan menyebabkan suatu peningkatan (atau penurunan) pada pendapatan nasional yang lebih dari proporsional. Dua ciri-ciri penting pengganda yang perlu diperhatikan: (a) pengganda adalah lebih merupakan suatu proses yang kumulatif daripada hanya merupakan suatu akibat yang seketika, sehingga lebih tepat dipandang sebagai suatu rangkaian putaran yang berturut-turut pada penambahan pada pendapatan; (b) nilai pengganda tergantung pada besarnya bagian dari perubahan PENDAPATAN (INCOME) yang dibelanjakan untuk KONSUMSI (CONSUMPTION) (KECENDERUNGAN MARJINAL UNTUK MENGKONSUMSI (MARGINAL PROPENSITY TO CONSUME) (MPC)) pada setiap putaran yang berikutnya.
Untuk menyederhanakan, asumsikan bahwa semua pendapatan habis dikonsumsi seluruhnya atau ditahan dalam bentuk TABUNGAN (SAVINGS). (yaitu, MPC dan KECENDERUNGAN MARJINAL UNTUK MENABUNG (MARGINAL PROPEN¬SITY TO CONSUME/MPS), apabila dijumlahkan akan sama dengan satu). Nilai pengganda (K) kemudian dapat dihitung dengan menggunakan rumus:
K = atau 1 – MPC MPS
Semakin besar peningkatan konsumsi dari suatu penambahan pendapatan, semakin besar pula nilai pengganda. Karenanya apabila MPC adalah 0,9 dan MPS adalah 0,1, maka nilai pengganda adalah 10; dan apabila MPC adalah 0,75 dan MPS adalah 0,25 maka nilai pengganda hanya sebesar 4.
Efek pengganda digambarkan. Dengan nilai pengganda sama dengan 4, maka pengeluaran awal sebagai hasil dari adanya peningkatan sebesar £2 milyar dalam pendapatan nasional adalah sebesar £500 juta, sebagaimana dapat dilihat pada Gambar 122a. Dalam setiap putaran, sebagian pendapatan tambahan yang diciptakan akan ditabung dan dengan demikian ke luar dari arus perputaran atau peredaran, artinya gagal digunakan sebagai pengeluaran konsumsi tambahan pada putaran yang berikutnya. Ketika kebocoran total kumulatif dari tabungan tersebut sama dengan peningkatan awal dalam pengeluaran maka proses pengganda berhenti dan perekonomian mencapai suatu keseimbangan yang baru. Memperagakan efek pengganda dalam bentuk grafik. Dimulai dari tingkat pendapatan nasional sebesar 0Y1, bila PERMINTAAN AGREGAT {AGGREGATE DEMAND) meningkat dari AD ke ADI, maka suntikan pengeluaran tambahan awal sebesar AB akan menyebabkan meningkatnya output dan pendapatan sebesar Y1Y2. Pendapatan tambahan ini akan menyebabkan tambahan pengeluaran sebesar CD yang kemudian akan meningkatkan output dan pendapatan sebesar Y2Y3. Pendapatan tambahan ini kemudian akan menyebabkan tambahan pengeluaran sebesar EF yang kemudian akan meningkatkan output dan pedapatan lagi ke tingkat yang lebih tinggi, dan seterusnya. Proses itu akan berakhir ketika tingkat keseimbangan yang baru dari pendapatan, yaitu pada Ye, telah dicapai.
Sebagai tambahan, di samping tabungan yang ditarik dari arus pendapatan, MPS + MPT + MPM di mana MPT adalah KECENDERUNGAN MARJINAL UNTUK MEMBAYAR PAJAK (MAR¬GINAL PROPENSITY TO TAX) dan MPM adalah KECENDERUNGAN MARJINAL UNTUK MENGIMPOR (MARGINAL PROPENSITY TO IMPORT). Lihat juga CIRCULAR FLOW OF NATIONAL INCOME MODEL, ACCELERATOR.

Incoming search terms:

  • pengertian multiplier
  • multiplier adalah
  • pengertian penggandaan
  • definisi multiplier
  • arti multiplier
  • multiplier artinya
  • pengertian multiplayer
  • apa itu multiplier
  • efek pengganda
  • definisi penggandaan

Advertisement
Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian multiplier
  • multiplier adalah
  • pengertian penggandaan
  • definisi multiplier
  • arti multiplier
  • multiplier artinya
  • pengertian multiplayer
  • apa itu multiplier
  • efek pengganda
  • definisi penggandaan