Advertisement

PENGERTIAN PENYAKIT ITAI-ITAI, Dari kata Jepang itai yang berarti nyeri, adalah suatu penyakit yang disertai nyeri kerangka tubuh dan pseudo-fraktur. Penyebabnya adalah pemaparan terhadap unsur kadmium dosis tinggi dalam lingkungan dan berhubungan dengan defisiensi gizi.

Pada wanita berumur lebih dari 60 tahun, pema­paran dosis rendah di lingkungan dikaitkan dengan meningkatnya ekskresi protein total, asam amino, beta-mikroglobulin, globin, dan albumina di dalam urine. Karena itu ada kemungkinan bahwa pencemar­an kadmium di daerah industri dapat mempercepat menurunnya fungsi ginjal pada penduduk di sekitar­nya. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa penghirupan kadmium jangka panjang dapat menim­bulkan emfisema. Kelainan ini dikaitkan dengan re­tensi kadmium dalam paru-paru para perokok. Da­lam jangka panjang, kadmium dapat menyebabkan anemia ringan, anosmia (hilangnya daya penciuman), dan kelainan fungsi hati.

Advertisement

Pada hewan percobaan, pemaparan paru-paru ter­hadap kadmium oksida dapat menimbulkan kanker. Namun potensi karsinogenik kadmium ini belum di­terima oleh semua ahli. Diduga kadmium juga mem­punyai efek teratogenik (menyebabkan bayi cacat).

Pada keracunan kadmium secara menahun, yang terutama dirusak adalah ginjal. Gejala pertamanya adalah disfungsi ginjal, biasanya berupa peningkatan eksresi protein berbobot molekul rendah dalam urine. Pada disfungsi glomeruli, protein yang lebih besar bo­cor ke dalam urine. Sementara itu, semakin buruk re- absorpsi tubuh, semakin berlebihan ekskresi kalsium, fosforus, asam amino, dan glukosa. Perubahan ini menyebabkan seringnya terbentuk batu ginjal pada pe­kerja yang terpapar kadmium. Kehilangan protein dan mineral yang berkepanjangan menyebabkan tulang ke­rangka keropos. Inilah yang memberi gambaran osteo- malasia dengan rasa nyeri pada tulang kerangka dan adanya pseudo-fraktur.

Kadmium senantiasa ditemukan dalam makanan. Konsentrasinya dalam lahan pertanian meningkat ka­rena adanya partikel kadmium dari udara, sebagai sa­lah satu bahan pupuk fosfat, dan limbah selokan yang dipakai untuk pupuk. Kadmium yang masuk melalui makanan bergantung pada jenis makanan yang di­konsumsi, rata-rata 10 mikrogram sampai lebih dari 50 mikrogram per hari.

Fosfat baku sering mengandung kadmium dengan kadar tinggi. Pemaparan terhadap unsur ini dapat ter­jadi selama proses produksi pupuk fosfat. Titik leleh kadmium 320°C, tetapi di bawah suhu itu uapnya yang berbahaya telah cukup banyak dibebaskan.

Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa 10—40 persen kadmium yang dihirup dengan pernapasan diabsorpsi tubuh, sedangkan 2—10 per­sen kadmium yang dimakan ternyata disalurkan ke aliran darah. Sementara itu, absorpsi melalui saluran pencernaan ternyata lebih tinggi pada individu yang kekurangan zat besi (Fe). Setelah diabsorpsi, kadmium diikat oleh albumina dan sesampainya di hati unsur ini menyebabkan disintesiskannya metalotionina. Kad­mium bersama protein kecil ini akan membentuk kom­pleks kelat, yang ditumpuk di dalam sel hati, dan ke­mudian dengan sangat perlahan dilepas ke dalam da­rah untuk dikeluarkan melalui glomeruli ginjal. Na­mun, sebagian besar zat ini direabsorpsi lagi oleh sel tubuh manusia yang kemudian mengumpul dalam kor­teks ginjal. Pada umumnya, setengah beban kadmium dalam tubuh manusia berkumpul di dalam hati dan ginjal. Waktu-paro kadmium dalam tubuh paling se­dikit 10 tahun, bahkan mungkin mendekati 20 tahun.

Keracunan akut kadmium dapat terjadi bila sejum­lah besar kadmium terlepas dari bahan solderan pada mesin minuman atau lapisan keramik alat dapur. Kad­mium sebanyak 20 miligram saja cukup untuk menim­bulkan efek ini. Absorpsi lewat saluran pencernaan dalam jumlah toksik akan menyebabkan keluarnya lu­dah secara berlebihan, mual, nyeri kepala dan perut, kejang, serta diare. Pada keadaan yang lebih parah lagi dapat timbul ulserasi saluran pencernaan dan sem­belit. Toksisitas sistemik dapat menyusul dan mem­beri akibat buruk pada paru-paru, hati, serta ginjal.

Incoming search terms:

  • penyakit itai itai
  • penyakit itai-itai
  • itai itai adalah
  • penyebab penyakit itai itai
  • penyakit itai-itai adalah
  • Penyebab penyakit itai-itai
  • penyakit itai
  • penyakit itai-itai di jepang
  • arti itai
  • itai artinya

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • penyakit itai itai
  • penyakit itai-itai
  • itai itai adalah
  • penyebab penyakit itai itai
  • penyakit itai-itai adalah
  • Penyebab penyakit itai-itai
  • penyakit itai
  • penyakit itai-itai di jepang
  • arti itai
  • itai artinya