psychosomatic illness (penyakit psikosomatik)

Dalam pengertian istilah yang paling luas, semua penyakit manusia adalah psikosomatik, karena fungsi otak dan tubuh saling terkait dengan erat. Gangguan emosional biasanya diikuti dengan gejala fisik, sedangkan penyakit fisik sering mengarah pada respon emosional patologis. Praktik klinis merefleksikan dualisme ini. Psikiatri yang bekerja di rumah sakit umum sering diminta mengevaluasi dan membantu tidak hanya pasien yang penyakitnya adalah karena respon terhadap stress emosional, tetapi juga penyakit fisik atau luka yang menimbulkan stress sebagai reaksi emosi patologis yang, pada gilirannya, memperparah gangguan fisik.

Dalam kategori pertama dari penyakit psikosomatik, faktor emosi bisa mempercepat penyakit physical. Pada pasien dengan gangguan tubuh kronik (seperti peptic ulcer, hyperthyroidism, asma bronsikus) stress emosional yang berat (misalnya, kehilangan pasangan) memainkan peran signifikan dalam pembentukan dan penyembuhan penyakit fisik. Pasien ini sering kurang kemampuannya dalam mengelola dan mengekspresikan emosi yang muncul dari stress. Kemunculan saluran emosional dan perilaku, yang menyebar dari kekosongan psikologi, yang secara normal akan melemahkannya, diterima langsung oleh syaraf dan jalan kelenjar endokrin yang mengontrol organ tubuh.

Akibat stimulasi kronis dari organ-organ ini akan menimbulkan perubahan patologi yang diwujudkan sebagai penyakit fisik. Penelitian ilmiah modern terhadap proses psikosomatik, dalam karya-karya yang memusatkan perhatian pada penyakit psikosomatik, mulai mengungkap fakta-fakta yang memberi penjelasan penting atas mekanisme psikologi, neural, endokrinal dan immunologi. Jadi pengetahuan yang didapatkan pada akhirnya akan diterjemahkan dalam tindakan perawatan yang efektif bagi penderita penyakit kronis dan melemahkan yang masih ada sampai sekarang.

Di dalam Kategori kedua dari penyakit psikosomatik, karakteristik kepribadian pasien membantu menentukan respon terhadap stress dari penyakit. Seperti yang dilihat oleh psikiater, ciri- ciri kepribadian ini tidak hanya menyebabkan komplikasi penyakit tetapi juga menimbulkan persoalan dalam penanganan medis. Depedensi kebutuhan, secara khusus, merupakan kesulitan utama psikologi. Ketidakmampuan yang dihasilkan dari penyakit atau luka yang serius membahayakan otonomi, kemandirian dan percaya diri dari pasien, dan memaksa pasien mencari bantuan dan perhatian. Individu yang mandiri akan sulit menerima keadaan ini. Akibatnya, mereka mengabaikan penyakitnya yang serius dan menolak program pengobatan yang dibutuhkan untuk kesembuhannya. Bagi orang dengan dependensi kebutuhan yang kuat, gejala gangguan fisik akan memenuhi kebutuhan tersebut. Akibatnya, baik itu gejala maupun ketidakmampuan yang muncul dari penyakit semakin kuat dan sering bertambah lama ketika penyembuhan fisik dimulai.

Incoming search terms:

  • pengertian psikosomatik
  • arti psikosomatik
  • psychosomatic adalah
  • definisi psikosomatik
  • ciri ciri psikosomatik
  • pengertian psikomatik
  • pengertian psychosomatic
  • penyakit Psychosomatic
  • psychosomatik adalah
  • arti dari psikosomatik

Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian psikosomatik
  • arti psikosomatik
  • psychosomatic adalah
  • definisi psikosomatik
  • ciri ciri psikosomatik
  • pengertian psikomatik
  • pengertian psychosomatic
  • penyakit Psychosomatic
  • psychosomatik adalah
  • arti dari psikosomatik