PENGERTIAN PENYEBAB PATRILOKALITAS DAN PATRILINI ADALAH– Sementara alasan-alasan penyebab popularitas patrilokal dan patrilini masih belum seluruhnya dipahami, ada sejumlah faktor yang telah dikemukakan sebagai mekanisme kausal yang penting. Mekanisme-mekanisme itu meliputi tekanan penduduk, terbatasnya dana dan sumber daya, seringnya terjadi peperangan dengan kelompok-kelompok tetangga, dan adanya bentuk-bentuk kekayaan yang terkonsentrasi (Harris, 1975; Martin dan Voorhies, 1975). Dalam kondisi-kondisi demikiart membuat para ayah,anak laki-laki, dan saudara-saudara pria tinggal bersama secara fisik sehingga mereka dapat mencapai kepentingan bersama mereka itu atas tanah dan orang-orang merupakan suatu pengaturan sosial yang sangat adaptif (Harris, 1975).

Praktek-praktek kekerabatan yang berpusat pada kaum pria umumnya dapat dijumpai cli kalangan masyarakat yang berbeda-beda. Ini menunjukkan bahwa patrilokalitas dan patrilini bersifat adaptif dalam rangkaian kondisi material yang luas, sehingga mempunyai fleksibilitas adaptif yang besar. Masyarakat-masyarakat pemburu dan peramu, misalnya, sering patrilokal. Barangkali hal ini mencerminkan perlunya mempersatukan anggota-anggota kerabat pria untuk maksud-maksud berburu yang penting. Akan tetapi, para pemburu dan peramu lebih cenderung ke arah bilateralitas dibandingkan dengan patrilini; tapi ini tampaknya sebagai akibat dari perlunya masyarakatmasyarakat demikian itu mempertahankan kelompok-kelompok kerabat yang terstruktur secara longgar dart fleksibel, yakni kelompok-kelompok yang adaptif terhadap cara subsistensi berburu dan meramu. Sistem-sistem kekerabatan masyarakat hortilultur yang cenderung ke arah patrilokalitas dan patrilini dan faktor-faktor yang dikemukakan oleh Harris dan oleh Martin dan Voorhies dapat menjadi faktor penentu penting terbentuknya kekerabatan ang berpusat pada pria di kalangan masyarakat demikian itu. Masyarakatmasyarakat agraris sering memilih patrilokalitas dan Karena kaum pria mendominasi produksi ekonomi dalam masyarakat-masyarakat derniki_ an, maka terdapat suatu keinginan yang kuat untuk mempersatukan anggota_ anggota pria kerabat gima membentuk tim-tim kerja kooperatif dan dari pengaturan rumah tangga demikian itu mudah menghasilkan.

Filed under : Bikers Pintar,