PENGERTIAN PERCABANGAN DAN PENDEKATAN ANTROPOLOGI ADALAH – Antropologi adalah suatu subjek di mana teori memiliki kedudukan yang sangat penting. Antropologi juga sering kali dianggap sebagai merupakan di mana teori terikat dengan praktik. Dalam bagian ini, penulis ingin memaparkan hakikat umum dari kajian antropologi, percabangan, dan lapangan kajiannya. Setiap penulis teks mengenai teori antropologi memiliki pertimbangan, penekanan, dan kebijakan sendiri untuk menggolong-golongkan dan memosisikan paradigmaparadigma tersebut satu sama lain dalam antropologi. Keanekaragaman dalam menggolongkan paradigma-paradigma tersebut antara lain disebabkan oleh sukarnya menentukan batas-batas perbedaan satu paradigma dengan paradigma lain. Sering kali terjadi suatu paradigma yang digolongkan ke dalam paradigma konflik ternyata juga termasuk dalam paradigma struktural-fungsionalisme karena ciri-ciri Gluckman yang kuat di dalamnya, sehingga paradigma konflik tersebut secara relatif dapat dimasukkan ke dalam kedua paradigma tersebut, yakni sebagai paradigma konflik dan juga paradigma struktural-fungsionalisme. Akan tetapi, dengan senantiasa menyadari adanya kerumitan tersebut, penggolongan paradigma secara relatif tetap dapat dibangun. Penggolongan paradigma antropologi itu sendiri mencakup dua isu pokok, yaitu isu percabangan dan isu pendekatan antropologi. Sebagaimana halnya persoalan yang dihadapi ketika menggolongkan teori-teori ke dalam paradigma-paradigma, cabang dan pendekatan juga mengandung persoalan yang sama. Sebagai contoh, bukankah cabang-cabang itu mengandung pendekatan? Atau, suatu pendekatan bisa mencakup cabang-cabang yang berbeda? Sekali lagi, pembagian klasifikatoris ini sering kali merupakan pertimbangan atas dasar penekanan tertentu.

Filed under : Bikers Pintar,