PENGERTIAN PEREKONOMIAN ADALAH

168 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari tentang kesibukan manusia yang berkenaan bersama aktivitas produksi, distribusi, dan mengkonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada juga yang mengatakan definisi ekonomi adalah semua yang terjalin bersama usaha dan kekuatan manusia di dalam memenuhi keperluan hidupnya untuk mencapai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bhs Yunani, yaitu “Oikos” yang bermakna keluarga/ rumah tangga, dan “Nomos” yang berarti peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau keputusan rumah tangga.

Lalu apa saja motif didalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk laksanakan kegiatan ekonomi. Berikut ini adalah lebih dari satu motif dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan keperluan sehari-hari. Motif ini biasanya dilakukan oleh konsumen, seumpama membeli kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif melacak keuntungan. Motif ini dilakukan oleh penjual, seumpama menjajakan keperluan pokok manusia untuk beroleh keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif mendapatkan kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih jelas apa itu ekonomi, maka kita mampu merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar perihal prilaku manusia sebagai interaksi antara tujuannya dihadapkan bersama dengan ketersediaan sumber energi untuk mencapai tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi mengenai manusia sebagaimana mereka merintis hidup, bergerak dan berpikir didalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan berkenaan suatu keadaan dan karena ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen pada penciptaan nilai pindah barang dan jasa yang mampu menaikkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri menempel diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terdapat beberapa prinsip yang mendasarinya. Mengacu terhadap pengertian ekonomi di atas, berikut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip produksi didalam ekonomi adalah perekonomian punya peran didalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses produksi membutuhkan ongkos dan bisnis didalam pelaksanaannya. Aktivitas produksi dapat membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi dalam ekonomi adalah aktivitas penyaluran/ distribusi suatu produk kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini harus dilaksanakan bersama dengan perhitungan pas yang baik sehingga product yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dilaksanakan terhadap waktu dini hari supaya mutu buah dan sayur senantiasa baik saat pembeli membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen konsumsi dalam ekonomi adalah segala kesibukan pemakaian suatu product yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya sehingga atap rumahnya tidak bocor dikala hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang jadi semangat atau alasan yang mengakibatkan seseorang jalankan tindakan ekonomi, baik berasal dari dalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, tersedia dua type motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni motivasi dari dalam diri manusia untuk melaksanakan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan karena jadi lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu motivasi atau pengaruh yang berasal berasal dari luar pada manusia untuk melakukan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia mengidamkan belanja rumah gara-gara menyaksikan orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yaitu motivasi didalam diri manusia untuk mempertahankan hidupnya agar mengusahakan jalankan berbagai hal. Misalnya; bekerja untuk meraih duwit untuk belanja makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yakni permintaan manusia untuk meraih keuntungan dari aktivitas ekonomi. Pada kebanyakan motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual suatu hal kepada orang lain bersama mengambil alih keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu motivasi dari di dalam diri manusia untuk jalankan kesibukan ekonomi dikarenakan mengidamkan mendapatkan penghargaan, baik dikarenakan keahlian yang dimiliki maupun gara-gara jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kesibukan ekonomi manusia adalah kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas dari tiap-tiap kesibukan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti berasal dari aktivitas produksi adalah punya tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kegiatan memproses ini adalah pengusaha di berbagai industri, sekiranya pebisnis agribisnis, pengusaha furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan berasal dari aktivitas mengolah akan disalurkan kepada pembeli untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, kegiatan produksi yang dilakukan produsen adalah untuk memenuhi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kegiatan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) berasal dari suatu lokasi ke wilayah paling dekat dengan konsumen. Proses distribusi benar-benar kritis didalam kesibukan ekonomi sebab mampu mewujudkan keserasian pada keperluan dan ketersediaan produk yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kegiatan tunggal, tapi perpaduan dari beragam aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kesibukan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kegiatan distribusi ini mempunyai banyak aktivitas yang saling berhubungan. Dan obyek akhirnya adalah penyaluran barang yang dibutuhkan pembeli dapat tiba pada pas yang pas dan barang dalam keadaan yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti berasal dari kesibukan mengkonsumsi adalah kesibukan memakai atau memanfaatkan produk (barang/ jasa) untuk mencukupi keperluan konsumen. Contoh kesibukan mengkonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli pakaian dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan energi listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *