PENGERTIAN PERUBAHAN SOSIAL

105 views

Pada dasarnya setiap masyarakat dalam hidupnya akan mengalami perubahan-perubahan. Perubahan itu akan dapat diketahui, apabila dilakukan perbandingan, artinya adalah menelaah keadaan suatu masyarakat pada waktu tertentu dan kemudian membandingkannya dengan keadaan masyarakat itu pada masa yang lalu. Perubahan dalam masyarakat pada prinsipnya merupakan suatu proses yang terus-menerus, artinya bahwa setiap masyarakat pada kenyataannya akan mengalami perubahan itu, akan tetapi perubahan antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain tidak selalu sama, ada masyarakat yang mengalaminya lebih cepat bila dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Perubahan-perubahan da-lam masyarakat menyangkut hal yang kompleks, oleh karena itu Alvin L. Bertrand menyatakan bahwa perubahan sosial pada dasarnya tidak dapat diterangkan oleh dan berpegang pada faktor yang tunggal. Menurut Robin Williams, bahwa pendapat dari faham diter- minisme monofaktor kini sudah ketinggalan zaman, dan ilmu sosiologi modern tidak akan menggunakan interpretasi-interpretasi sefihak yang mengatakan bahwa perubahan itu hanya disebabkan oleh satu macam rangkaian faktor saja. Dengan demikian, banyak faktor yang membuat masyarakat itu berubah, sehingga tidak dapat diterangkan dengan suatu formula yang sederhana. Oleh karena demikian itu, dapat dikatakan bahwa tidak ada suatu teori yang bersifat sistematis mengenai perubahan itu yang bisa menjawab semua pertanyaan yang berhubungan dengan fenomena ini. Olaf Larson dan Everst Rogers berpendapat bahwa sebuah teori yang memadai mengenai perubahan itu harus merang-kum pertanyaan-pertanyaan pokok berikut ini, (1) Faktor apa yang telah mengalami perubahan itu (2) Sejauh manakah perubahan itu teijadi, (3) Bagaimana kecepatan perubahan itu berlangsung, (4) Kondisi-kondisi apakah yang terdapat sebelum dan sesudah perubahan itu teijadi, (5) Apakah yang terjadi selama transisi itu, (6) Stimulus-stimulus apakah yang mendorong teijadinya perubahan itu, (7) Melalui mekanisme apakah perubahan itu teijadi, (8) Unsur- unsur apakah yang menimbulkan kestabilan pada suatu titik tertentu di dalam perubahan itu, (9) Dapatkah manusia menentukan arah dari perubahan itu.

Perubahan-perubahan dalam masyarakat sering dipersoalkan dengan perubahan kebudayaan. Ada pandangan bahwa perubahan sosial itu berbeda dengan perubahan kebudayaan, dengan menyatakan bahwa perubahan sosial meliputi perubahan dalam aspek-aspek struktur dari masyarakat, sedangkan perubahan kebudayaan meliputi hanya perubahan-perubahan pada kebudayaan itu saja. Perbedaan yang diajukan ini pada dasarnya bersifat amat teknis, karena di dalam situasi-situasi tertentu benar-benar tidak mungkin untuk menentukan tipe perubahan yang terjadi. Walaupun secara teoritis kedua konsep itu dapat dibedakan, tetapi oleh karena tidak ada masyarakat yang tidak mempunyai kebudayaan dan tidak ada kebudayaan menjelma diluar atau bukan pada masyarakat, maka sebenarnya di dalam kehidupan sehari- hari acapkali tidak mudah untuk menentukan di mana letaknya garis pemisah antara masyarakat dan kebudayaan. Garis pemisah di dalam kenyataan hidup antara perubahan kemasyarakatan dan perubahan kebudayaan, karena itu lebih sukar lagi ditegaskan. Biasanya antara kedua gejala itu dapat ditemukan hubungan timbal balik sebagai sebab akibat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *