Advertisement

Sebuah pesantren di Blok Agung, Karangduru, Banyuwangi. Pesantren ini didirikan oleh Kiai Haji Mukhtar Syafaat tahun 1949. Selain menyelenggarakan sistem tradisional dalam bentuk pengajian kitab agama, ia juga menerapkan sistem klasikal. Tingkat pendidikan yang terdapat dalam pesantren ini mulai dari Taman Kanak-kanak hingga Madrasah ‘Aliyah. Jumlah santri yang saat ini sedang mengikuti pelajaran pada pesantren ini mencapai 3.000 orang.

Darussalam juga dipakai untuk nama beberapa pesantren, antara lain (1) pesantren di desa Banjarne- geri, Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Pesantren ini didirikan oleh Haji Ali Raja Marga tahun 1974. Jenjang pendidikan yang terdapat dalam pesantren ini mulai dari tingkat ibtidaiyah hingga tingkat ‘aliyah; (2) pesantren di desa Krajan Kulon, Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Pesantren ini didirikan oleh Kiai Haji Farichin pada tahun 1955 di daerah yang sebelumnya daerah hitam. Pendidikan diberikan dari tingkat ibtidaiyah hingga tingkat ‘aliyah; (3) pesantren di Jember Lor, Patrang, Kabupaten Jember, yang didirikan oleh Kiai Haji Abdussamad pada tahun 1967. Pendidikan yang diberikan bersifat tradisional, tetapi santri diperkenankan mengikuti pendidikan formal di luar pesantren.

Advertisement

Advertisement