Advertisement

vocational and career development (pilihan kerja dan pengembangan karir)

Bidang pilihan kerja dan pengembangan karir terkait dengan bagaimana dan mengapa individu-individu mengembangkan preferensi atas suatu tipe pekerjaan tertentu dan bagaimana mereka akhirnya memilih suatu pekerjaan dan mengupayakan didapatkannya kepuasan dari pekerjaan tersebut. Bidang ini telah menghasilkan berbagai instrumen dan prosedur untuk membantu individu-individu melalui pendidikan, konsultasi, dan penyuluhan agar kemampuan kerja dan karir mereka optimal.

Advertisement

Bidang ini banyak melakukan lintas ranah: para ahli psikologi perkembangan tertarik dengan antaseden perkembangan dari pilihan pekerjaan dan karir; pengujian dan pengukuran tenaga spesialis pengujian menciptakan berbagai instrumen untuk mengukur beberapa bidang seperti minat kerja, kepribadian, dan kematangan kerja; para pakar sosiologi mengkaji dampak keluarga dan lingkungan sosiokultural terhadap berbagai karir; para pakar psikologi organisasi memusatkan perhatian mereka pada perkembangan karir dalam berbagai organisasi; dan para psikolog penyuluhan dan penyuluh arahan mengembangkan dan menerapkan berbagai metode untuk mempengaruhi proses pengembangan kerja dan karir itu.

Teori-teori penting dalam bidang pengembangan pilihan kerja dan karir sudah dirangkum oleh Osipow (1983). Sejak tahun 1960-an yang lalu teori perkembangan Super (1990) dan teori kesesuaian orang lingkungan (person-environmentfit theory) dari Holland (1985), di mana keduanya diformulasikan sepanjang tahun 1950-an, merupakan teori-teori paling terkenal dalam bidang ini. Teori konsep-diri (self-concept theory) dari Super (1990). yang menganggap pengembangan kerja terkait erat dengan pengembangan konsep diri seseorang, dikembangkan lebih lanjut dengan memasukkan pertimbangan mengenai peran hidup individu yang berubah-ubah selama hayatnya. Teori Holland (1985) bersumber pada asumsi bahwa terdapat sejumlah lingkungan kerja yang memikat beberapa kepribadian. Jika lingkungan kerja itu sesuai dengan kepribadian orang yang memilihnya, maka ini bisa membuatnya berhasil dalam meniti karir. Teori Super dan Holland itu telah mendorong dilakukannya banyak penelitian, yang kebanyakan mendukung formulasi-formulasi teoretis dasar.

Yang juga termasuk pendekatan penting terhadap pengembangan pilihan kerja dan karir adalah teori pembelajaran sosial (social-learning theory) dari Krumboltz (1979) dan teori penyesuaian kerja (theory of work adjustment) dari DawisdanLofquist (1984). Minat terhadap bidang ini tumbuh pesat, antara lain karena kepeduliannya terhadap pengembangan kerja dan karir wanita dan kelompok minoritas (Betz dan Fitzgerald 1987). Selain itu juga makin berkembang kesadaran akan kenyataan bahwa pengembangan karir adalah proses seumur hidup, jadi bukan sekadar keputusan yang berkenaan dengan pemilihan pekerjaan. Pengembangan karir ini merupakan sebuah proses yang terjadi seumur hidup di mana sepanjang perjalanannya terjadi interaksi dinamis antara berbagai sifat individualitas yang unik dari seseorang dengan berbagai tingkat lingkungan yang menyebabkan terjadinya pengembangan pilihan kerja atau karir orang yang bersangkutan (Vondracek, et. al. 1986). Akhirnya, perspektif penting lainnya ternyata tidak memfokuskan pada aspek-aspek kuantitatif tradisional dari pengembangan karir, tapi justru pada makna pilihan kerja dan makna karir dalam keseluruhan perkembangan individu sepanjang hidup.

Incoming search terms:

  • pengertian pengembangan karir
  • pengertian perkembangan karir
  • apa maksud dari pilihan pengembangan
  • instrumen pengembangan karir
  • pengertian pengembangan karir menurut parah ahli sekarang

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian pengembangan karir
  • pengertian perkembangan karir
  • apa maksud dari pilihan pengembangan
  • instrumen pengembangan karir
  • pengertian pengembangan karir menurut parah ahli sekarang