Manajemen anggaran.

Pengertian political economy (ekonomi politik) adalah Istilah ini mengandung banyak arti, yang kebanyakan berbeda-beda. Secara histo­ris, istilah “ilmu ekonomi” mengacu pada manajemen anggaran rumah tangga. Keti­ka rumah tangganya adalah kerajaan, per­hatian ekonominya akan bersifat politis. Setelah pemerintah dan birokrasi negara dianggap sebagai agen yang punya tujuan dan keterbatasan sendiri-sendiri, ma­ka interaksi antara pemerintah, produsen dan konsumen via proses politik demokra­tis membutuhkan analisis. Di dalam tra­disi neoklasik ini, muncul dua aliran pada akhir abad ke-20. Aliran Virginia, yang mengawali tradisi ini, berpendapat bah­wa keputusan demokratis pada dasarnya tidak efisien karena pemerolehan infor­masi amatlah mahal. Meski pemilih dapat merespons pilihan kebijakan yang meme­ngaruhi kepentingan mereka, namun mere­ka menerima informasi yang tidak lengkap berkenaan dengan persoalan yang tidak mereka anggap memengaruhi diri mereka secara langsung. Maka ada bias ke arah rezim pajak rendah pengeluaran tinggi, yang hanya dapat dikoreksi dengan pem­batasan konstitusional terhadap apa-apa yang boleh dilakukan pemerintah. Jadi, efisiensi mensyaratkan agar proses politik pada umumnya disubordinasikan ke aturan ekstra-politik (lihat Putic CHOICE, dan Bu­chanan 1991). Sebaliknya, aliran Chicago mengatakan bahwa kompetisi elektoral akan dengan sendirinya menimbulkan keputusan yang efisien (Wittman 1989). Kedua aliran itu menggunakan contoh ben­tuk demokrasi langsung AS, dan melahir­kan banyak analisis formal.

Ortodoksi ekonomi.

Mereka menemukan kekerasan yang di­dukung oleh hukum dan pemerintahan yang dipakai untuk mclawan kulit hitam; mereka melihat elit penguasa negara ter­belakang bekerja sama dengan bisnis in­ternasional untuk merintangi reformasi yang amat dibutuhkan; mercka mclihat administrator universitas mereka de- . ngan keras kepala menolak tuntutan yang ringan; mereka melihat bagaimana program kesejahtcraan sosial dan penjara meneror dan melecehkan orang-orang yang scharusnya diberdayakan; dan, dalam bidang politik, para mahasiswa muda itu menjumpai bahwa bahkan seandainya me­reka bisa menggerakkan banyak orang menentang perang dan mernaksa presiden menarik pasukan, hal itu tidak akan meng­hentikan Perang. llari pengalaman ini, mc­reka mulai bertanya-tanya mungkinkah ada yang salah dalam sistem itu sendiri. Pengertian political economy (ekonomi politik) adalah Pertanyaan ini menimbulkan upaya me­nyusun pandangan dunia alternatif di luar ortodoksi ekonomi. Alternatif ini menolak fokus ekonomi ortodoks pada pola alokasi sumber daya yang efisien melalui optimali­sasi aktivitas individu rasional. Alternatif ini lebih mendukung gagasan-gagasan dari tradisi yang berpuncak dalam karya Marx. Secara khusus, ekonomi dari NEW LEFT (demikian sebutannya) tidak menyangkal fokus pada kompetisi dan pertukaran su­karela di pasar yang amat sentral bagi eko­nomi ortodoks; tetapi mereka mengatakan bahwa fokus itu hanya satu dimensi dan t dak merepresentasikan realitas kapitalisme sehingga fokus itu menyesatkan. Yang juga dibutuhkan adalah, pertama, pengenalan hubungan antara kekuasaan, koersi dan hierarki di tempat kerja dan di pasar di dalam masyarakat kapitalis; dan kedua, pengakuan bahwa masyarakat kapitalis ti­dak dalam keadaan ekuilibrium statis atau dinamis, tetapi senantiasa berubah, yang disebabkan oleh eksistensi sistemisnya.

Ma­syarakat kapitalis. Pengertian political economy (ekonomi politik) adalah

Fokus pada kekuasaan adalah penting. Penjelasan tentang ketimpangan dalam ma­syarakat kapitalis dalam term perilaku individu adalah, menurut ekonom politik radikal, sia­sia, sebab ia menyesatkan, dan tidak mencer­minkan realitas kapitalis yang sesungguhnya. Ekonomi politik radikal lebih fokus pada agregat individu, pada bagaimana relasi kekuasaan mendistribusikan sumber daya di antara agregat-agregat itu, dan bagai­mana distribusi sumber daya ini menjaga relasi dominasi dan subordinasi. Tipe anali­sis relasi distributif ini dipakai luas dalam analisis gender dan relasi patriarkis antara pria dan wanita, dalam analisis konflik ras di dalam negara kapitalis kaya, dan dalam berbagai macam analisis situasi yang dihada­pi oleh negara berkembang baik itu dari segi situasi domestiknya maupun dari segi ma­suknya mereka ke dalam pasar dunia yang didominasi oleh negara kapitalis kaya. Ekonomi politik radikal berbeda de: ngan ekonomi ortodoks bukan hanya da­lam soal relasi kekuasaan antaragregat dalam distribusi. Marx sendiri meman­dang bahwa relasi dominasi dan subor­dinasi dalam proses produksi itu sendiri adalah penting untuk menganalisis kapi­talisme. Tetapi tidak banyak perkernba­ngan di bidang ini di dalam tulisan Marx, dan selama dua pertiga abad ke-20 perha­tian Marxian di bidang ini agak diabaikan. Akan tetapi, perhatian ini muncul kembali, dan bahkan disambut luas, setelah tahun 1974 dengan terbitnya karya Braverman tentang LABOU► PRocEss kapitalis yang berusaha mengaplikasikan analisis Marx untuk tempat kerja rnodern dan evolusi abad ke-20-nya. Sejumlah besar studi meng­ambil inspirasi dari karya Braverman dan berusaha memahami evolusi berbagai situasi di tempat kerja. Fokus yang berbeda tetapi mung­kin berkaitan adalah analisis korporasi abad ke-20; salah satu cabang analisisnya meng­ambil inspirasi dari aliran institusionalis Amerika mulai dari Veblen hingga Gal­braith; yang lainnya mengaitkan evolusi perusahaan multinasional dengan teori imperialisme Marxis. Pengertian political economy (ekonomi politik) adalah Penemuan atas perhatian teoretis di masa lalu ini, yang bukan lagi bagian dari ortodoksi ekonomi, secara simultan meng­ungkap bagaimana karya dari banyak eko­nom berpengaruh dibaca dan diinterpreta­sikan dengan cara yang berbeda-beda oleh karya-karya ekonomi ortodoks. Salah satu contoh terkenalnya adalah karya Keynes: interpretasi ortodoks memandang ilmu eko­nomi Keynesian dalam term keadaan ekui­libriumnya, namun Joan Robinson dan rekan-rekannya senantiasa menegaskan bah­wa pendapat itu akan mendistorsi proses ekuilibrium yang dikaji Keynes. Jadi Nell, .misalnya, berpendapat bahwa ekonomi ortodoks “melakukan kesalahan panafsir­an atas sifat dari sirkulasi dan distribusi” (1980, hlm. xi); untuk mendapatkan pe­mahaman yang lebih akurat seseorang ha­rus kembali pada teori permintaan efektif Keynes dan hubungannya dengan penen­tuan harga dan keputusan investasi (lihat POST-KEYNESIANISM). Contoh lainnya adalah interpretasi Sraffa terhadap ekonomi Ri­cardo, dan penemuan kembali ekonomi Marxian sebagai sesuatu yang tak lebih dari varian minor dalam tradisi Ricardian. Per­hatian ekonomi politik radikal, karenanya, bersifat heterogen; mereka semua bersatu memusuhi ortodoksi ekonomi, dan mereka tetap ekletik, sebagian saling bertentangan, dan sebagian saling melengkapi. Tiga penggunaan istilah ekonomi poli­tik tersebut, dalam sejarah pemikiran eko­nomi (baik dalam varian neoklasik mau­pun non-neoklasik), dalam teori ekonomi publik, dan sebagai istilah yang mencakup berbagai macam pandangan radikal non­neoklasik, berarti pula bahwa makna isti­lah itu bervariasi tergantung pada konteks dan penulisnya; karenanya istilah ini mesti dipahami dengan cermat dan hati-hati.