PENGERTIAN PRINSIP KONFLIK – Prinsip konflik sebenarnya berasal dari strategi teoritis konflik, tetapi ia juga secara tipikal memainkan peran penting dalam pemikiran banyak materialis. Prinsip ini menyatakan bahwa konflik atau pertentangan di antara berbagai individu dan kelompok untuk memperebutkan sumber daya yang terbatas merupakan kejadian yang senantiasa ada dalam kehidupan sosial, dan bahwa konflik tersebut merupakan determinan penting bagi pola-pola sosiokultural dasar. Konflik sangat sering terjadi untuk memperebutkan sumber daya material yang menopang kehidupan manusia. Konflik tersebut sering membawa kepada stratifikasi sosial: formasi pola-pola sosiokultural di mana sebagian kelompok memenangkan dominasi ekonomi dan politik terhadap vang lain. Pola-pola stratifikasi sosial yang muncul memainkan peran signifikan dalam pembentukan berbagai aspek kehidupan sosiokultural lainnya.

Prinsip konflik menegaskan bahwa orang-orang umumnya bertindak untuk memaksimalkan kepentingan mereka sendiri, apakah sebagai individu atau sebagai anggota kelompok sosial yang lebih besar. Di bawah banyak kondisi;u saha untuk memaksimalkan kepentingan individual atau kelompok tersebut mengakibatkan lahirnya konflik dan dominasi serta subordinasi pola ekonomi dan politik yang terstruktur. Pola-pola ini seringkali melahirkan konflik dan pertentangan yang lebih dalam. Namun, pada keadaan-keadaan tertentu (yang akan diulas pada b ab berikutnya), upaya untuk memaksimalkan kepentingan diri ini lebih mengambil bentuk kerja sama dan harmoni daripada rnelahirkan konflik. Para individu seringkali berkerja sama satu sama lain karena mereka menyadaribahwa kerja sama tersebut penting bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan mereka. Gejala ini diberi nama kerja sama antagonistik atau kepentingan diri yang tercerahkan (Lenski, 1966).

Filed under : Bikers Pintar,