Advertisement

Pribadi dalam dunia Timur berada dalam keadaan partisipasi yang tidak individual. Martabat pribadi dibentuk dalam proses kompromi sosial, tidak dibiarkan seseorang “mengurus dirinya sendiri”. Pembentukan pribadi pola Barat adalah sebaliknya dari pola Timur, yaitu ketidakbergantungan, individualisme, mengasingkan diri, sehingga sering timbul segi negatifnya, yaitu kesepian dan rasa tertekan.

Dalam realitas perkembangan kemanusiaan dan kemasyarakatan di Timur yang dirasakan sekarang, tersembunyi suatu krisis atau guncangan kebudayaan yang hebat. Hal ini sudah demikian mengeras sifatnya dan tak terelakkan sehingga bangsa Timur ingin memperlihatkan ciri khas buda-

Advertisement

yanya dan sekaligus memberi corak pergaulan dunia, sebab kebudayaan nilai tidak menghendaki adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keberhasilan pengembangan penalaran yang disertai dengan wajah angkuh, bengis dan kejam. Oleh karena itu, adanya krisis ini menimbulkan kesadaran untuk mempertahankan kembali relevansi nilai-niiai yang terkandung dalam kebudayaan Timur. Menurut Alfian (1985, 36) ada tiga pola atau corak reaksi dalam rnenghadapi tantangan kebudayaan Barat, yaitu:

  1. Corak reaksi yang menerima dan merangkui bulat-bulal kebudayaan Barat. Corak ini menganggap kebudayaan Timur (sendiri) sudah tidak relevan lagi untuk rnenghadapi kondisi sekarang; hanya kebudayaan Barat yang unggui dan mampu melahirkan manusia yang berkualitas.
  2. Corak reaksi yang sama sekaii antikebudayaan Barat. Corak ini menganggap kebudayaan Barat hanya melahirkan manusia buas dan kejam, dan kebudayaan Timur yang lebih unggui.
  3. Corak reaksi yang berusaha melihat perbenturan kebudayaan timur dengan Barat secara realistis dan kritis. Krisis yang mengguncangkan tidak menyebabkan hilangnya keseimbangan atau hanya memilih salah satu kebudayaan seperti digambarkan dalam pola reaksinya. Corak reaksi ini berusaha mengambil jarak dan menilai secara jujur keunggulan kebudayaan Barat dan kelemahan kebudayaan Timur, sekaligus mempertahankan relevansi nilai-nilai kebudayaannya.

Melihat kenyataan yang dihadapi bangsa Timur, yang menjadi strategi kebudayaan nasional muugkin hanya corak reaksi ketiga, yaitu usaha mengadakan sintesis antara nilai budaya Barat dan nilai budaya Timur, atau perpaduan keduanya secara selektif.

Incoming search terms:

  • pengertian budaya timur
  • Contoh corak reaksi menurut alfian

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian budaya timur
  • Contoh corak reaksi menurut alfian