Advertisement

Karya filsafat politik klasik Barat yang aslinya ditulis dalam bahasa Italia. Penulis buku ini adalah Niccolo Machiavelli (1469-1527), seorang negarawan dan sastrawan Italia asal Firenze pada permulaan masa Renaisans Eropa. Buku ini diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh C. Woekirsari dan diterbitkan pada tahun 1987, jauh setelah karya dan pengarangnya dikenal kaum terpelajar di Indonesia. Tahun 1957 telah dilakukan telaah buku ini di Indonesia lewat terjemahan Asrul Sani dari buku Robert Downs, Buku-buku yang Merobah Dunia.

Buku ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa dan menimbulkan perdebatan jika menyangkut masalah hubungan moralitas dan kekuasaan. Buku ini mulai ditulis tahun 1512 dan baru selesai tahun 1519, namun baru diterbitkan pada tahun 1532, yakni lima tahun setelah penulisnya tiada. Buku ini dipersembahkan penulisnya kepada penguasa Firenze, LC :nzo de Medici (1492-1519), dalam gaya surat yang terdiri atas 26 bagian.

Advertisement

Buku ini berisi penuntun bagi para pangeran untuk mengajar bagaimana cara merebut kekuasaan dan mempertahankan kekuasaan, bukan demi penguasa, tetapi untuk kepentingan rakyat agar pemerintahan tetap kukuh, terhindar dari revolusi dan pemberontakan atau serangan luar. Cara-cara dan teknik memperteguh kekuasaan inilah yang sering dikecam sebagai machiavellis, antara lain karena pernyataannya bahwa penguasa dapat licik, lancung, hipokrit, dan melanggar janji demi menjamin kekuasaan politik. Hal-hal itu dapat dimaafkan. Dalam sejarah banyak diktator dan adikara yang khusuk mempelajari buku ini, seperti Carlos V, Cromwell, Henry III, Louis XIV, Napoleon, Hitler, Mussolini.

Incoming search terms:

  • pengertian pangeran
  • pengertian pangern
  • pengertian pengeran

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian pangeran
  • pengertian pangern
  • pengertian pengeran