schizophrenia

Istilah teknis untuk penyakit gila psikosis ini mengacu pada keadaan mental di mana seseorang merasa, berpikir, dan/atau berperilaku aneh. Pribadi psikosis itu mungkin mendengar suara- suara yang tidak didengar orang lain (halusinasi pendengaran), percaya bahwa orang lain menganggapnya tidak rasional (berkhayal), berlaku aneh, seperti membawa-bawa tas berisi potongan-potongan kertas. atau sulit berpikir jemih, pikirannya dipenuhi kilasan-kilasan yang tak beraturan.

Schizophrenia adalah salah satu bentuk penyakit gila atau psikosis. Gangguan kepribadian ini ditandai dengan keadaan sakit jiwa dan diidentifikasi terutama berdasarkan gejala tertentu. Gejala ini termasuk halusinasi pendengaran dan khayalan, seperti merasa dikuasai oleh kekuatan di luar dirinya. Perilaku aneh dan gangguan pikiran formal juga biasa terjadi. Namun, karena gejala-gejala ini juga dapat ditemui di tipe psikosis yang lain, maka diagnosis schizophrenia sering dikesampingkan jika keadaan psikosis itu tidak didominasi gejala-gejala afektif (depresi atau kegembiraan meluap), dan jika tidak ditemukan sumber organis. Kriteria lain yang sering dilibatkan dalam mendiagnosis schizophrenia adalah kondisi ini berlanjut setidaknya selama beberapa bulan.

Mungkin karena schizophrenia merupakan gangguan yang menakutkan, sehingga timbul banyak kepercayaan tentang penyakit ini yang berbeda dari keadaan sebenarnya. Contohnya, seseorang yang bukan ahli profesional bidang kesehatan mental sering menganggap schizo-phrenia sebagai penyakit kepribadian ganda, atau schizophrenia hanya diidap orang-orang yang terpsisah jauh dari realitas”. Pandangan seperti itu bukan saja tidak benar, dan/atau terlalu menyederhanakan, sehingga tidak berlaku adil terhadap kompleksitas gangguan tersebut dan terhadap sisi kemanusiaan dari penderita schizophrenia.

Anggapan lainnya yang beredar luas tapi salah tentang schizophrenia adalah penyakit ini termasuk penyakit turunan, pasien tak akan pernah sembuh, dan penderitanya menjadi sama sekali tidak mampu berbuat apapun. Meskipun riset mengemukakan bahwa mungkin saja ada komponen genetis sebagai penyebab schizo-phrenia, tapi karakteristik genetis tersebut lebih cenderung membuat seseorang rentan terhadap schizophrenia daripada menimbulkan gangguan schizophrenia. Sebenarnya, schizophrenia ditimbulkan oleh berbagai faktor biologis dan pengalaman hidup yang mungkin saja,secara bersamaan menyebabkan keadaan tersebut yang sampai kini belum dapat dipahami.

Sering dipercayai bahwa penderita schizo-phrenia tidak dapat sembuh, tapi sebuah kelompok penelitian membuktikan anggapan tersebut tidak benar. Meskipun ada banyak pasien menderita schizophrenia dalam waktu lama, ternyata 60% penderita schizophrenia sembuh total atau tinggal sedikit lagi mencapai kesembuhan.

Akhirnya, meskipun banyak penderita gang-guan schizophrenia yang ‘sakit keras’, setidaknya selama periode waktu tertentu, dengan perawatan dan rehabilitasi, hampir bisa dipastikan mereka bisa kembali lagi ke masyarakat dan kembali bekerja dengan efektif.

Halusinasi, khayalan, perilaku aneh, dan gangguan pemikiran formai ‘adalah indikasi schizophrenia, tapi yang perlu dicatat di sini adalah bahwa kondisi ini tidak jauh berbeda dengan pengalaman manusia normal. Misalnya, terdapat berbagai tingkat keadaan-pertengahan antara schizophrenia dan perilaku normal, dan banyak di antara tingkat keadaan-pertengahan ini yang termasuk normal. Keadaan pertengahan ini menunjukkan bahwa ada banyak manifestasi schizophrenia dan psikosis lain yang merupakan titik ekstrem dari kesinambungan fungsi: suatu fungsi yang bisa ditemui pada manusia normal dan tidak psikosis. Sehingga, seseorang yang namanya dipanggil sepanjang siang melalui pengeras suara mungkin saja masih mendengar nama mereka dipanggil malam harinya meski telah meninggalkan gedung tempat pengeras suara itu dijalankan. Seringkah sekelompok orang percaya bahwa seseorang dalam organisasinya hendak menghancurkan mereka justru ketika tidak ada cukup bukti yang mendukung. Ada banyak macam kepercayaan religius khusus yang bisa atau tidak bisa didasarkan pada realitas. Perilaku-perilaku yang kelihatannya aneh, bisa saja memiliki suatu tujuan. Seseorang yang baru saja mendengar berita mengejutkan atau baru masuk ke situasi yang jauh berbeda dari biasanya, bisa saja mengalami kekacauan pikiran untuk beberapa saat.

Perawatan terhadap schizophrenia terfokus pada upaya mengontrol gejalanya secara lang-sung dan juga pada upaya menangkal berbagai sebab yang mendasarinya, meskipun fokus pada sebab-sebab ini tidak selalu demikian pada kenya-taannya. Penyembuhan antipsychotic lebih baik dibandingkan berbagai perawatan lain yang lebih langsung terfokus pada pengurangan atau penghilangan gejala schizophrenia. Perawatan model ini tidak hanya menentramkan atau menenangkan si penderita secara menyeluruh, tetapi juga melibatkan tindakan spesifik untuk mengurangi gejala-gejala psikotik, setidaknya untuk beberapa pasien. Meskipun pengembangan penyembuhan

ini merupakan langkah maju yang berarti dalam merawat schizophrenia, namun pendapat menyatakan bahwa tindakan ini tidak memecahkan proses-proses mendasar dari gangguan tersebut. Selain itu. makin berkembang juga kepedulian terhadap efek samping penyembuhan ini. Beberapa efeknya seperti gerakan tak sadar dari wajah dan organ tubuh lain, akan muncul setelah digunakan sekian lama dan itu bersifat permanen.

Ada bukti yang menunjukkan bahwa perawatan personal atau sosial tertentu juga bisa membantu menyembuhkan schizophrenia. Karenanya, perawatan di rumah sakit yang untuk beberapa waktu menyediakan sebuah lingkungan yang hanya sedikit mengandung rangsangan, dan psikoterapi perorangan atau grup yang lebih berorientasi kepada kenyataan, ternyata sangat membantu penyembuhan. Aktivitas mencari pengetahuan, keahlian kerja dan hubungan antar pribadi dapat membantu mengurangi kerentanan pasien untuk kembali mengalami psikosis. Apabila ada situasi atau kejadian tertentu yang bisa membuat penderita kembali mengalami psikosis, maka sebaiknya pasien dibantu untuk memahami dan/atau mengubah keadaan tersebut.

Schizophrenia adalah kondisi yang sangat menekan, dan menimbulkan banyak penderitaan bagi individu bersangkutan, juga bagi keluarga, teman dan rekan kerjanya. Karena schizophrenia menyangkut kondisi manusia secara umum dalam berbagai hal. schizophrenia juga memberi banyak pelajaran tentang biologi, psikologi, dan ilmu-ilmu sosial lain. Upaya memahami dan merawat keadaan ini sudah mengalami banyak kemajuan, tapi masih banyak lagi yang harus dipelajari.

Incoming search terms:

  • pengertian schizophrenia
  • arti schizophrenia
  • schizophrenia adalah
  • schizophrenia artinya
  • schizophrenia arti
  • definisi schizophrenia
  • schizophrenia pengertian
  • Apa itu schizophrenia

Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian schizophrenia
  • arti schizophrenia
  • schizophrenia adalah
  • schizophrenia artinya
  • schizophrenia arti
  • definisi schizophrenia
  • schizophrenia pengertian
  • Apa itu schizophrenia