PENGERTIAN SEJARAH ILMU EKONOMI

82 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari perihal kegiatan manusia yang berkaitan dengan aktivitas produksi, distribusi, dan mengonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada terhitung yang mengatakan definisi ekonomi adalah semua yang berhubungan dengan usaha dan daya manusia di dalam mencukupi keperluan hidupnya untuk meraih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bahasa Yunani, yakni “Oikos” yang artinya keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang bermakna peraturan/ hukum. Sehingga makna Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen tempat tinggal tangga atau aturan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif di dalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk melaksanakan kesibukan ekonomi. Berikut ini adalah beberapa motif di dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan keperluan sehari-hari. Motif ini biasanya dilaksanakan oleh konsumen, jika membeli keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dijalankan oleh penjual, seumpama menjajakan kebutuhan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif beroleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih memahami apa itu ekonomi, maka kita sanggup merujuk pada pendapat lebih dari satu ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi berkenaan tingkah laku manusia sebagai hubungan pada tujuannya dihadapkan dengan ketersediaan sumber energi untuk raih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah belajar berkenaan manusia sebagaimana mereka merintis hidup, bergerak dan berpikir didalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan berkenaan suatu kondisi dan dikarenakan ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen terhadap penciptaan nilai rubah barang dan jasa yang dapat menaikkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terkandung beberapa komitmen yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, selanjutnya ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip memproses di dalam ekonomi adalah perekonomian mempunyai peran di dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses produksi perlu cost dan bisnis dalam pelaksanaannya. Aktivitas mengolah akan membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi didalam ekonomi adalah kesibukan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini perlu dilakukan bersama perhitungan pas yang baik sehingga product yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran berasal dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dilakukan pada pas dini hari agar kualitas buah dan sayur tetap baik selagi costumer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian prinsip konsumsi di dalam ekonomi adalah segala kesibukan pemakaian suatu product yang dikerjakan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik tempat tinggal membeli genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor ketika hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang menjadi stimulan atau alasan yang membawa dampak seseorang melaksanakan tindakan ekonomi, baik dari dalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, ada dua model motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yaitu impuls berasal dari didalam diri manusia untuk laksanakan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan sebab menjadi lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu stimulus atau efek yang berasal berasal dari luar terhadap manusia untuk lakukan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia idamkan membeli rumah gara-gara menyaksikan orang lain belanja rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni dorongan dalam diri manusia untuk mempertahankan hidupnya supaya mengupayakan jalankan beragam hal. Misalnya; bekerja untuk mendapatkan duit untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yakni keinginan manusia untuk beroleh keuntungan dari aktivitas ekonomi. Pada kebanyakan motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjajakan suatu hal kepada orang lain dengan menyita keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni semangat berasal dari didalam diri manusia untuk lakukan aktivitas ekonomi gara-gara menghendaki mendapatkan penghargaan, baik sebab keahlian yang dimiliki maupun sebab jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar aktivitas ekonomi manusia adalah aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari tiap-tiap aktivitas tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti berasal dari kegiatan mengolah adalah mempunyai tujuan untuk menghasilkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kegiatan produksi ini adalah entrepreneur di beraneka industri, andaikata pengusaha agribisnis, pengusaha furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari kegiatan memproses dapat disalurkan kepada kastemer untuk mencukupi kebutuhannya. Jadi, kesibukan memproduksi yang dijalankan produsen adalah untuk mencukupi keperluan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari aktivitas distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) berasal dari suatu lokasi ke wilayah paling dekat dengan konsumen. Proses distribusi terlampau krusial di dalam kesibukan ekonomi gara-gara mampu mewujudkan keselarasan pada keperluan dan ketersediaan product yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah aktivitas tunggal, tetapi perpaduan dari beraneka aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kesibukan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kegiatan distribusi ini miliki banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan obyek pada akhirnya adalah penyaluran barang yang dibutuhkan kastemer sanggup tiba terhadap sementara yang tepat dan barang didalam keadaan yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari kegiatan mengkonsumsi adalah aktivitas memakai atau menggunakan produk (barang/ jasa) untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Contoh aktivitas konsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli pakaian dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan daya listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *