PENGERTIAN SENI PATUNG

1,997 views

PENGERTIAN SENI PATUNG – Merupakan hasil ekspresi jiwa manusia dengan membuat bentuk visual melalui media tiga dimensi yang bertujuan keindahan. Bentuk seni patung mempunyai berbagai ukuran, dari yang kecil untuk hiasan di atas meja, sampai yang besar. Bentuk terakhir ini kemudian dikenal sebagai monumen. Namun ada juga patung yang dibangun sebagai tanda penghormatan terhadap seseorang, misalnya patung Budha, atau patung Pangeran Diponegoro. Pada umumnya patung dibuat dalam bentuk manusia dan binatang, tetapi ada pula dalam bentuk lain. Pada abad ke-20 para pematung bekerja dengan menggunakan cahaya, ruang, dan alam, yang merupakan perluasan konsep patung tradisional.

Seperti seni lukis, seni patung mula-mula dihasilkan dalam rangka upacara keagamaan. Waktu itu biasanya patung merupakan perwujudan tokoh nenek moyang atau orang berjasa yang disembah oleh masyarakat primitif. Masyarakat primitif percaya kepada alam kehidupan sesudah mati, sehingga bagi mereka yang berjasa dibangunlah suatu bentuk sebagai lambang. Bahan utamanya batu. Perkembangan seni pa-tung dapat dikatakan sebagai rekaman perkembangan kebudayaan manusia. Seni patung menjelaskan jalan kehidupan manusia dan ide jamannya yang ditampilkan dalam bentuk fisik. Misalnya pada jaman Yunani kuno dan Abad Pertengahan orang lebih menyukai patung bentuk manusia. Para pematung modern lebih banyak menguraikan ide dan segi ideal masyarakatnya.

Banyak artis menciptakan patung untuk memuaskan kreativitasnya. Untuk itu mereka membutuhkan komunikasi, ekspresi ide, dan perasaan, sehingga tercipta objek yang indah. Tidak sedikit pematung modern yang tertarik pada bentuk seni patung murni yang dikomunikasikan dalam karya mereka; ada juga yang menampilkannya dalam gaya abstrak atau non-representasional. Mereka umumnya menggunakan bahan baja antikarat, plastik, aluminium, gelas atau bahan industri lainnya. Dengan bahan-bahan tersebut dicobanya untuk mengekspresikan kualitas alam dengan imajinasi dan keaslian.

Pematung juga menggunakan elemen yang digunakan para pelukis, seperti ruang, massa, volume, batas, gerakan, cahaya dan bayangan, tekstur, dan warna. Tetapi dalam seni lukis hanya digunakan dua dimensi, sedangkan pada patung digunakan tiga dimensi. Massa dan volume menunjukkan cara patung menempati suatu ruang. Massa menjelaskan jumlah bagian terpenting, kepadatan, atau berat sebuah bentuk dalam ruang, sedangkan volume menunjukkan jumlah ruang yang ditempati sebuah patung. Batas atau tepi sebuah patung menentukan bentuk patung. Adapun gerakan penampilan patung bermacam-macam ada yang diam (statis) dan ada yang bergerak dalam beberapa cara (dinamik). Bahkan ada karya yang benar-benar bergerak dan disebut kinetik. Bayangan yang dibuat patung tergantung dari cahaya yang jatuh padanya. Karena adanya sifat alami bayangan dan pencahayaan, tekstur patung harus dipertimbangkan apakah dengan permu-kaan halus atau kasar. Pewarnaan membuat patung lebih terang atau lebih gelap dari aslinya, misalnya warna biru memberikan kesan gelap, sedangkan warna kuning memberikan kesan terang (lihat juga: Online Phd Psychology Apa Accredited Programs,Online Bachelors Degree Cyber Security,Military Friendly Online Masters Degree Programs,Online Bachelors Degree North Carolina,Accredited Online Psychology Bachelor Degree Programs,Accredited Online Msw Degree Programs,Business Administration Masters Degree Online,Palm Beach State College Online Degree,Bachelor Degree In Business Administration Online,Accredited Online Bachelors Degree In Business,Educational Leadership Masters Degree Online,Online Masters Degree In Business Analytics,Best Online Colleges For Teaching Degrees,Information Technology Masters Degree Online,Masters Degree In Accounting Online,Online Agribusiness Masters Degree,University Of Utah Online Masters Degrees).

Jaman Romawi. Perkembangan seni patung Romawi merupakan perkembangan dari seni patung Yunani dan Romawi. Pada jaman ini dibuat banyak relief yang menggambarkan peperangan. Jaman Romawi terkenal dengan seni patung potret, yang juga menampakkan gaya Yunani realistik, terutama patung potret pada awal pemerintahan kekaisaran. Tetapi lama-kelamaan seni patung mulai merosot (lihat juga: Online Bachelors Degree Programs In Business,Online Masters Degree Programs In Early Childhood Education,Online Bachelors Degree Communications,Human Resource Masters Degree Online,Online Healthcare Administration Masters Degree Programs,Online Doctoral Degree In Education,Online Masters Of Public Health Degrees,Online Human Resources Masters Degree Programs,Masters Degree In Public Relations Online,Online Bachelors Degree In Criminal Justice,Masters In Health Administration Online Degrees,Online Masters Degree In Cyber Security,Masters Degree In Human Resources Online).

Jaman Abad Pertengahan terdiri atas dua bagian, jaman Romanisme «dan jaman Gotik. Pada jaman Romanisme seni patung ditujukan untuk kepentingan keagamaan, seperti tiang, portal, gereja yang dihiasi patung-patung. Banyak seniman jaman ini membuat patung berdasarkan kepercayaan mereka atas kekuatan gaib dalam agama.

Jaman Gotik menghasilkan banyak patung. Patung jaman ini lebih mengutamakan karakter kejiwaan daripada penampilan bentuk. Patung-patung tersebut umumnya terbuat dari batu dan kayu. Para senimannya tidak mengukir namanya pada karya-karyanya.

Jaman Renaisans bermula pada abad ke-15 di Italia. Tema seni patung jaman ini mulai berkisar pada manusia biasa. Pematung pertama jaman ini adalah Donatello. Pada jaman itu pula muncul pematung terkemuka Michelangelo yang lebih memperhatikan segi bentuk daripada isinya. Ia lebih menempatkan dirinya dalam karyanya. Ia masih menampakkan pengaruh masa silam, lebih radikal dan bebas. Selain di Italia, jaman Renaisans juga muncul di Perancis dengan pematung Jean Goujon. Di Jerman tetap bertahan seni patung dari jaman sebelumnya.

Jaman Barok muncul di Italia pada pertengahan abad ke-16. Ciri khas aliran Barok adalah lebih bebas atau leluasanya seniman menempatkan diri pada hasil karyanya, sehingga warna tampaknya lebih cemerlang serta ukiran lebih bergaya dengan efek cahaya lebih mengesankan. Penambahan kain pada patung memberikan aksen lebih hidup dan wajar (lihat juga: Online Bachelor Of Science In Psychology,Online Masters Degree In Communication,Online Bible Colleges And Universities Accredited,Accredited Online Bachelors Degree In Psychology,Online Bachelor Social Work Degree Programs,Online Masteral Degree,Online Bachelors In Healthcare Administration,Online Masters Degree In Business Administration,Online Bachelors Degree In Business Administration,Masters Public Health Degree Online,Most Affordable Online Bachelors Degree Programs,Online Accounting Masters Degree Programs,Accounting Masters Degree Online,Accredited Online Masters Degree In Psychology,Bachelor Social Work Degree Online Accredited,Online Bachelor Degree Programs In Business Administration).

Abad Patung Modern. Seni patung memasuki seni patung modern pada abad ke-19, sejak munculnya aliran baru seperti impresionisme dan realisme. Gaya seni patung mulai berubah, apalagi dengan munculnya pematung Perancis Auguste Rodin. Aliran kubisme muncul pada awal abad ke-20, dengan dasar inspirasi dari patung negro Afrika. Pada tahun 1909 muncul aliran futurisme di Italia dengan senimannya Carlo Carra, sedangkan tahun 1917 muncul aliran dadaisme di Jerman. Patung dada kadang-kadang bersifat menyindir. Kemudian aliran dadaisme berkembang menjadi aliran surealisme yang memandang rendah peradaban manusia.

Di Inggris muncul aliran kontemporer dengan senimannya antara lain Henry Moore dan Barbara Hepworth. Seni kontemporer muncul di Amerika Serikat pada pertengahan abad ke-20 dan sekitar tahun 1960-an muncullah seni patung pop yang diprakarsai oleh pematung Marisol dan Ernest Trova.

Incoming search terms:

  • pengertian seni patung
  • pengertian patung
  • seni patung adalah
  • seni patung
  • patung adalah
  • apa yang dimaksud dengan seni patung
  • apa yang dimaksud seni patung
  • jelaskan pengertian seni patung
  • Definisi Seni Patung
  • arti seni patung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *