Advertisement

Atau survival of the fittest, yang berarti kelangsungan hidup bagi yang paling kuat, merupakan salah satu slogan yang diajukan oleh para pakar pada akhir abad ke-19 untuk menjelaskan teori evolusi Darwin. Istilah ini sebenarnya tidak diajukan oleh Darwin sendiri. Dalam makalahnya, Darwin menggunakan istilah struggle for existenceatau perjuangan untuk dapat bertahan hidup. Slogan survival of the fittest, dan yang lain seperti elimination of the unfit (penyingkiran bagi yang tidak kuat), digunakan untuk mencoba menerangkan intisari teori Darwin secara ringkas. Namun yang terjadi ialah bahwa alam merupakan kekuatan yang jahat, dan seleksi alam yang merupakan bagian dari teori Darwin kemudian dianggap sebagai suatu kekuatan yang merusak dan bukan kekuatan kreatif dalam evolusi. Akibat lain dari penggunaan keliru slogan-slogan tersebut ialah tafsiran keliru tentang teori Darwin, dan anggapan bahwa tafsiran keliru tersebut merupakan teori evolusi yang mutakhir. Teori evolusi yang sekarang dianut bukanlah teori Darwin yang murni, tetapi hasil pemikiran banyak pakar berdasarkan teori-teori Darwin dan hukum-hukum genetika.

Advertisement
Advertisement