Advertisement

Walaupun sikap merupakan salah satu pokok bahasan yang penting dalam psikologi sosial, para pakar tidak selalu sepakat tentang definisinya. Berikut ini akan dikemukakan beberapa definisi.

Dari definisi-definisi tersebut tampak bahwa meskipun ada perbedaan, semuanya sependapat bahwa ciri khas dari sikap adalah (1) mempunyai objek tertentu (orang, perilaku, konsep, situasi, benda, dan sebagainya) dan (2) mengandung penilaian (setujutidak setuju, suka-tidak suka) (Bern, 1970; Edwards, 1957; Fishbein & Ajzen, 1975; Osgood, Suci & Tannenbaum, 1957; Oskamp, 1977).

Advertisement

Perbedaan terletak pada proses terjadinya dan penerapan dari konsep tentang sikap ini. Mengenai proses terjadinya, sebagian besar pakar berpendapat bahwa sikap adalah sesuatu yang dipelajari (bukanbawaan). Olehkarena itu, sikap lebih dapat dibentuk, dikembangkan, dipengaruhi, dan diubah. Sikap berbeda dari sifat ( trait)yang lebih merupakan bawaan dan sulit diubah. Akan tetapi, sebagian pakar lainnya mengatakan bahwa dapat saja sikap timbul karena bawaan, terbukti dari kenyataan bahwa sikap dapat timbul tanpa ada pengalaman sebelumnya, misalnya orang yang sejak bayi tidak suka sayur (Eagly & Chaiken, 1992).

Demikian pula penelitian-penelitian menunjukkan adanya persamaan sikap pada orang-orang kembar identik (Waller dkk., 1990) dan adanya hubungan antara struktur organ otak dan sikap (Arvey dkk., 1984; Keller dkk., 1992).

Dalam penerapannya, ada pakar yang menyamakan sikap dengan sifat, yaitu mereka yang setuju bahwa sikap adalah juga bawaan, seperti juga sifat. Sebagian pakar lain menggunakan konsep sikap untuk objek yang sangat umum, seperti sikap sosial dan sikap politik, sementara pakar yang lain cenderung membatasi objek sikap pada hal-hal yang khusus. Rokeach (1968), misalnya, mengatakan bahwa nilai adalah sikap juga, sementara sikap terhadap orang lain dinamakan suka ataU tertarik, sikap terhadap diri sendiri dinamakan harga diri, dan sikap terhadap kelompok lain disebut prasangka.

Pengertian sifat itu sendiri banyak dibicarakan dalam psikologi kepribadian. Sebagaimana halnya dengan sikap, sifat juga merupakan faktor peramal terhadap perilaku dan keduanya tidak tampak dari luar, hanya dapat diperkirakan dari isyarat-isyarat yang tampak dari luar. Fat dan suaminya Noel, misalnya, tidak mau menerima uang itu. Apakah yang menyebabkannya? Sikap atau sifat mereka?

 

Advertisement