Advertisement

Partikel dengan energi sangat tinggi yang memasuki atmosfer bumi dari antariksa. Beberapa berasal dari letupan surya {solar flares) dan banyak lainnya diduga berasal dari peristiwa-peristiwa dahsyat di antariksa seperti ledakan supernova.

Pada tahun 1912 seorang ahli fisika Austria berna- ma Victor Hess meluncurkan sebuah elektroskop dengan balon. Ia mendapatkan bahwa di tempat yang makin tinggi konduktivitas listrik udara makin bertambah. Pada tahun 1914 D. Kolhorster menunjukkan bahwa konduktivitas listrik ini makin menaik pada ketinggian lebih dari 8.000 meter. Gejala ini memperlihatkan adanya radiasi yang mengionisasi atom-atom di udara. Pada tahun 1928 R.A. Millikan dan G.H. Cameron dengan membenamkan elektroskop di suatu danau mendapatkan bahwa makin dalam radiasi tersebut makin berkurang. Dari hasil itu mereka berkesimpulan bahwa radiasi pengionisasi itu berasal dari antariksa, bukan dari kerak bumi oleh karena itu radiasi itu disebut sinar kosmik.

Advertisement

Pada mulanya diduga radiasi tersebut berupa radiasi elektromagnet berenergi tinggi seperti sinar gama. Tetapi penelitian yang dilakukan oleh J. Clay memperlihatkan bahwa radiasi itu dipengaruhi oleh medan magnet bumi. Makin dekat ke kutub magnet bumi, makin kuat radiasi tersebut. Ini menunjukkan bahwa radiasi itu bukanlah radiasi elektromagnet karena radiasi elektromagnet tidak dipengaruhi oleh medan magnet. Maka disimpulkan bahwa radiasi pengionisasi ini berupa partikel bermuatan listrik berenergi tinggi yang memasuki atmosfer dari antariksa.

Partikel sinar kosmik dapat dibagi menjadi partikel sinar kosmik primer dan sekunder. Sebagian besar partikel sinar kosmik primer terdiri atas proton (inti hidrogen) dan sisanya terutama adalah partikel alfa (inti helium). Bila partikel ini bertumbukan dengan molekul udara, molekul udara tersebut akan pecah menjadi beberapa partikel subatomik yang energinya juga masih cukup tinggi. Partikel-partikel ini disebut sinar kosmik sekunder. Sinar kosmik sekunder ini sebagian besar terdiri atas partikel bermuatan listrik yang massanya antara proton dan elektron. Partikel- partikel seperti ini disebut meson. Pada ketinggian permukaan laut kebanyakan meson di sinar kosmik sekunder disebut mu meson atau muon.

Incoming search terms:

  • apa itu kosmik
  • kosmik adalah
  • pengertian kosmik
  • pengertian sinar kosmik
  • apa itu kosmis
  • definisi kosmid
  • apa yg di maksud sinar kosmik
  • sinar kosmis adalah
  • partikelalfa pada sinar kosmis
  • Pengertian radiasi kosmik

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • apa itu kosmik
  • kosmik adalah
  • pengertian kosmik
  • pengertian sinar kosmik
  • apa itu kosmis
  • definisi kosmid
  • apa yg di maksud sinar kosmik
  • sinar kosmis adalah
  • partikelalfa pada sinar kosmis
  • Pengertian radiasi kosmik