Advertisement

Atau sindrom sicca, adalah sindrom yang ditandai oleh mengeringnya berbagai selaput lendir akibat berkurangnya produksi kelenjar yang terdapat pada selaput-selaput lendir tersebut. Kelenjar yang mengalami gangguan, antara lain kelenjar liur, kelenjar air mata, dan kelenjar keringat. Sindrom ini pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli mata berkebangsaan Swedia, yaitu Sjogren, pada tahun 1933.

Gejala klasiknya terdiri atas mulut yang kering, radang mata yang kering, dan peradangan sendi. Mulut terasa terbakar, lidah menjadi licin dan mengkilap, proses pengunyahan dan penelanan makanan terganggu, dan gigi mudah berlubang. Kelenjar ludah yang terdapat di bawah telinga kanan dan kiri membesar.

Advertisement

Penyebabnya belum diketahui pasti, namun diduga berhubungan dengan reaksi otoimun. Pengobatan yang diberikan hanya bersifat mengurangi gejala. Untuk rongga mulut biasanya digunakan metilselulo- sa dalam bentuk semprot atau obat kumur untuk membasahi mukosa mulut yang kering.

Advertisement