Advertisement

Adalah sekumpulan gejala yang terdiri atas kelainan kulit, pada selaput lendir dan mata, serta keadaan umum yang buruk. Penyebabnya belum diketahui pasti, namun diduga sindrom ini merupakan reaksi alergi terhadap obat-obatan yang beredar di dalam tubuh. Obat yang diduga menimbulkan sindrom ini adalah penisilin, sulfonamida, tetrasiklin, salisilat, pirazolon, dan parasetamol.

Gejalanya adalah demam tinggi, lesu, nyeri kepala batuk pilek, dan nyeri tenggorok. Pada selaput lendir mulut timbul lepuh yang mudah pecah, sehingga menimbulkan tukak besar yang tepinya tidak rata, dalam, mudah berdarah, dan nyeri sehingga menimbulkan kesulitan pada waktu makan dan menelan. Daerah yang sering terkena adalah bibir, dan yang jarang sekali terkena gusi dan selaput lendir mata. Biasanya tukak akan sembuh dalam dua minggu. Tukak diobati dengan salep yang mengandung kortikosteroid atau obat kumur yang mengandung antinyeri lokal.

Advertisement

Advertisement