Advertisement

syncretism (sinkretisme)

Sinkretisme merupakan percampuran dari berbagai tradisi agama yang berbeda-beda. Namun istilah ini sering diperluas untuk menggambarkan percampuran di bidang-bidang lainnya seperti kedokteran, seni atau kebudayaan secara umum. Meskipun demikian penting untuk disadari bahwa berkaitan dengan asal-usulnya istilah ini, yang diasosiasikan dengan agama, tidak selalu mengandung makna yang positif dan juga menimbulkan keragu-raguan apakah isulah ini dapat dipakai di dalam cara yang netral atau bebas nilai.

Advertisement

Pada abad ke-17 Gereja Katolik mencap sinkretis kepada kaum Protestan yang ingin menghilangkan perbedaan di antara kedua belah pihak dan ingin membentuk Gereja Kristen yang baru (Martin 1983). Para teolog katolik menolak setiap bentuk kompromi ajaran Kristen karena hal itu dianggap merupakan percampuran yang inkonsisten dari gagasan-gagasan teologi sebuah sinkretisme. Penilaian negatif terhadap percampuran agama ini mungkin berasal dari kepentingan Gereja untuk menjaga integritas doktrin dan praktek ajarannya di seluruh dunia.

Sinkretisme tetap menyandang konotasi negatif pada masa penyebaran misionaris. Istilah ini dipakai untuk menghujat sumbangan lokal yang tidak sah dari katolikisme atau protestanisme. Para misionaris mengganggap para penyebar ajaran lokal telah menyelewengkan kebenaran Injil dengan memperkenalkan elemen-elemen agama lokal. Salah satu contohnya adalah karakterisasi Sundkler (1961) terhadap Zulu Zionisme sebagai sebuah perkawinan sinkretistik-nativistik di mana para penganutnya beralih dari ajaran Kristen yang sejati dan kembali kepada praktek animisme Afrika. Dalam hal ini Sundkler menulis dalam kapasitasnya sebagai sebagai seorang misionaris dari Misi Gereja Swedia (Lutheran). Sebagian besar ahli antropologi Afrika yang belakangan tidak menentang atau merevisi definisi sinkretisme yang berasal dari Gereja Eropa dan mengandung konotasi negatif tersebut. Sebaliknya, mereka membiarkan definisi tersebut apa adanya dan berusaha menunjukkan bahwa Gereja Afrika Independen tidak bersifat sinkretik, namun lebih merupakan penerjemahan iman Kristen ke dalam konteks Afrika.

Di belahan lain dari kawasan Atlantik sikap umum dari para ilmuwan sosial terhadap sinkretisme lebih positif. Hal ini terjadi mungkin karena sampai seperempat akhir abad ke-20 banyak negara di Amerika Utara dan Selatan secara terbuka mendukung ideologi campuran sebagai sebuah strategi nation-building. Ideologi ini analog dengan sinkretisme di dalam wilayah etno-politik. dan sulit untuk mengritik yang satu tanpa melemahkan yang lainnya secara simultan. Karena itu, sebagai misal, seorang antropolog yang sangat berpengaruh pada pertengahan abad 20, Melville Herskovits (1958), menganggap sinkretisme sebagai konsep yang yang berharga untuk menentukan seberapa jauh kebudayaan yang berbeda-beda telah diintegrasikan; sinkretisme bukan jembatan menuju penghancuran agama namun merupakan tahap (bagi kaum negro dan kelompok minoritas lainnya) di jalan menuju asimilasi dan integrasi kultural yang ideal. Karena itu tampak bahwa sinkretisme dapat menerima konotasi positif atau negatif tergantung tradisi kesarjanaan regional di mana kita dapat menjumpai istilah ini.

Ahli sejarah agama sebagian besar sepakat bahwa semua agama adalah bersifat sinkretik: semuanya bercampur dengan tradisi agama lain dan memasukkan ciri-ciri dari luar sepanjang periaianan sejarahnya. Pandangan ini seperti ini tabraknya akan menghilangkan arti penting dari sinkretisme karena dengan demikian istilah ini tidak menyatakan sesuatu yang baru atau spesial.

Meskipun hampir semua agama secara obyektif dapat dicirikan sebagai sinkretik namun pandangan ini bertentangan dengan opini subyektif yang biasanya dipegang oleh individu-individu yang menganut tradisi agama mereka (Droogers 1989). Para penganut agama Wahyu, seperti Kristen dan Islam, sangat tidak mungkin menganggap agama mereka sendiri sebagai ajaran yang tidak otentik dan murni. Dengan menerima proposisi bahwa semua agama adalah sinkretik para antropolog dan sosiolog kini semakin banyak yang beralih kepada analisa etnografi terhadap kekuasaan, retorika dan subyektivitas, yang memotivasi orang untuk menerima atau menolak deskripsi tentang praktek-praktek yang mereka lakukan sebagai sesuatu yang bersifat sinkretik.

Incoming search terms:

  • sinkretisme
  • pengertian sinkretisme
  • sinkritisme
  • arti sinkretisme
  • pengertian sinkritisme
  • sinkretisme adalah
  • #################
  • arti sinkritisme
  • sinkretisme artinya
  • pengertian sinkretisme dan contohnya

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • sinkretisme
  • pengertian sinkretisme
  • sinkritisme
  • arti sinkretisme
  • pengertian sinkritisme
  • sinkretisme adalah
  • #################
  • arti sinkritisme
  • sinkretisme artinya
  • pengertian sinkretisme dan contohnya