Advertisement

Yang juga disebut celempung, merupakan satu-satunya alat musik petik dalam gamelan Jawa. Ruangan penggema suaranya berbentuk trapesium dan di atasnya terdapat bentangan dawai-dawai kawat atau bulu kuda yang berbunyi bila dipetik. Pada prinsipnya siter tidak berbeda dengan alat musik petik lainnya. Beberapa kalangan mengartikan siter sebagai Ices:f dan muter, artinya gesit dan selalu berputar, yakni gesit mengolah lagu dan banyak variasinya. Keistimewaan inilah yang menyebabkan siter sering kali diberi kesempatan bermain solo di tengah-tengah permainan gending. Saat alat musik lainnya berhenti, siter tetap berbunyi mengiringi wiraswara.

Fungsi utama siter dalam gamelan Jawa adalah pengolah lagu pokok suatu gending. Dengan nada lebih tinggi dari alat lainnya, siter mampu menyuguhkan petikan-petikan penuh variasi yang menyenangkan ara pendengarnya. Suara gemerincingnya mengimbangi suara saron dan gong gamelan, seperti layak-nya nada-nada trebel menyusup di sela-sela nada bas. Pentingnya siter di dalam gamelan Jawa diibaratkan sama dengan fungsi titi nada tinggi pada musik Barat. Nada siter dapat mencakup semua titi nada yang ada pada gamelan; itulah sebabnya alat ini dapat dimainkan tanpa iringan alat lain. Walaupun dapat berdiri sendiri, siter baru menempati fungsi sebenarnya apabila berpadu dengan alat gamelan lainnya. Suara khasnya mampu mengimbangi semua nada gamelan. Sebagian orang tidak mengira kalau pada alat musik petik sederhana ini dapat ditemui fungsi yang cukup penting. Bisa dibayangkan betapa hambarnya sebuah tembang dinyanyikan tanpa diolah.

Advertisement

Tak ubahnya seperti gitar, tegangan kawat pada siter dapat diatur untuk, bila dipetik, menimbulkan suara. Tinggi rendahnya nada tergantung pada kuai lemahnya tegangan dawai. Jika diamati, perbedaan yang cukup mendasar antara siter dan gitar terletak pada sistem penadaannya. Perbedaan itu merupakan pencerminan bahwa tradisi suku bangsa yang satu berbeda dengan suku bangsa lainnya. Penyusunan tangga nada musik Barat berbeda dengan tangga nada gamelan Jawa, dan berbeda pula dengan susunan nada pada alat musik tradisional suku bangsa lainnya. Perbedaan bentuknya cenderung mengungkapkan bahwa tradisi merupakan ekspresi sistem nilai suatu suku bangsa. Ekspresi ini melahirkan berbagai bentuk yang tidak menyimpang dari budayanya. Gamelan Jawa dengan siter sebagai seni budaya merupakan ekspresi sistem nilai yang dianut suku bangsa Jawa, dan de-ngan kata lain, merupakan cerminan tingkat peradaban masyarakat Jawa.

Dawai siter berjumlah 24 utas. Setiap titi nada-nada disuarakan oleh dua utas dawai, sehingga untuk 12 nada dibutuhkan 24 dawai. Jumlah dawai, yang padii tiap siter minimal 12 pasang, terbagi dalam dua oktaf ditambah satu titi nada. Nada tiap dawai bersesuaian dengan nada pada gamelan Jawa. Nada berurutan, dan yang paling rendah (bas) yang berada di sebelah kiri dan yang paling tinggi di ujung kanan. Dawai pertama, di sebelah kanan, berlaras telu cilik ( tiga kecil- atau dhadha cilik, nada terendahnya gulu (dua). Dawai dipetik ibu jari tangan kanan dan kiri berulang- ulang dengan cepat. Ibu jari tangan kanan memainkan berbagai variasi, sedangkan jari-jari kiri mengisi sela- selanya dengan petikan nada rendah. Karena tarikan dawainya sangat kuat, agar tidak sakit, memetik siter harus dengan kuku. Bisa juga digunakan kulit penyu atau alat lain yang dikaitkan pada kedua ujung ibu jari sebagai pengganti kuku.

Berdasarkan ukurannya, siter dapat dibagi atas tiga jenis, yakni siter penembung, siter celempung, dan siter peking. Siter penembung paling besar dan berfungsi sebagai pembawa balungan. Siter celempung lebih kecil daripada siter penembung dan berfungsi sebagai pembawa lagu. Siter peking berukuran paling kecil dan berfungsi sebagai pengisi dan penghias lagu. Pembagian tinggi rendahnya liti nada antara ketiga siter ini sama dengan pembagian im nada pada tiga jenis saron. Dalam satu unit siter biasanya terdapat alat musik tambahan berupa kendarz batangan yang berfungsi sebagai pemurba irama serta gong barut sebagai pemberi tanda berakhirnya lagu.

Bentuk trapesium siter menggambarkan struktur pemerintahan berdasarkan konsepsi orang Jawa, sekaligus kejiwaannya. Bangun dasar konsepsi ini adalah tumpeng dengan piramid di dalamnya yang menggambarkan sedulur papat lima pance’r. Bentuk tersebut terbagi atas tiga bagian secara horizontal, sesuai dengan tingkatan pemerintahan. Bagian pertama (teratas) adalah tingkat raja (gung binatara) dengan para pujangga; bagian kedua, pelaksana pertahanan negara; dan bagian ketiga (terbawah), pelaksana kehidupan sosial dan ekonomi. Jadi, menurut konsepsi ini raja adalah wakil Tuhan di dunia, sekaligus wakil rakyat yang berhak mengatur segalanya. Karena wewenang masyarakat untuk ikut campur di bagian pertama sudah tercakup pada raja dan pujangga, pada perkembangannya, yang digambar secara jelas hanyalah bagian kedua dan ketiga. Hal inilah yang kemudian diekspresikan sebagai bentuk trapesium, sedangkan bagian pertama hanya samar-samar. Awam tak mampu melihat proses kehidupan di bagian pertama namun menyadari sepenuhnya bahwa tiga bagian ini merupakan satu kesatuan utuh.

Kaitan antara bentuk siter dan manusia menurut konsepsi suku bangsa Jawa adalah: dawai bernada tinggi rendah menggambarkan hati nurani manusia; paku penyetel dawai menggambarkan pengontrol yang dimiliki setiap manusia sebagai pengendali sikap dan tingkah laku; bantalan pengganjal sebagai katalisator; wadah gema serta lubang suara menggambarkan tubuh manusia beserta inderanya; penyangga siter menggambarkan pegangan hidup manusia; penabuh merupakan permasalahan yang selalu mengiringi kehidupan manusia, yang datang dari luar maupun dari dalam; sedangkan cara bermain dengan duduk bersila menggambarkan sikap sopan agar bunyinya enak, betapa pun berat permasalahan yang dihadapi.

Incoming search terms:

  • siter
  • alat musik siter
  • siter merupakan jenis alat musik
  • fungsi siter
  • alat musik siter dan penjelasannya
  • pengertian siter
  • fungsi alat musik siter
  • siter adalah
  • pengertian alat musik siter
  • penjelasan Alat Musik Siter

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • siter
  • alat musik siter
  • siter merupakan jenis alat musik
  • fungsi siter
  • alat musik siter dan penjelasannya
  • pengertian siter
  • fungsi alat musik siter
  • siter adalah
  • pengertian alat musik siter
  • penjelasan Alat Musik Siter