Advertisement

Mempunyai beberapa arti: (1) suatu flavonoid (citrin); (2) warna zaitun muda; (3) suatu varietas kuarsa (citrine) yang mirip manikam (topaz). Sitrin adalah bahan kimia yang termasuk dalam kelompok flavonoid. Rumus kimianya belum jelas dan belum diketahui apakah bahan itu mutlak diperlukan untuk kesehatan tubuh. Namun ditemukan bahwa zat-zat flavonoid dapat mengendalikan perdarahan dari pembuluh darah kapiler dalam tubuh. Sitrin juga disebut vitamin P, yang membuat dinding pembuluh darah kapiler sukar pecah. Sitrin yang digunakan untuk obat biasanya diperoleh dari paprika dan kulit jeruk masam.

Sitrin dapat juga berarti suatu varietas kuarsa (silikon dioksida, Si02) yang bening dan berbutir besar. Kuarsa ini dapat dianggap sebagai batu hias karena warnanya yang kuning sampai kecokelatan sangat mirip warna manikam (topaz) yang langka. Warna tersebut disebabkan oleh besi (III) hidroksida koloidal yang tersuspensi dalam silika itu. Kecuali lebih banyak didapat dibandingkan dengan manikam, sitrin juga lebih lunak. Karena banyaknya sering sitrin di-pasarkan untuk memalsu topaz. Sebaliknya sitrin alam lebih langka dibandingkan dengan kuarsa setengah bening maupun batu kecubung (ametis). Sitrin dapat dibedakan dari ametis itu karena sitrin tidak mempunyai rona kemerahan.

Advertisement

Warna sitrin adalah warna zaitun muda, lebih merah dan lebih tua dibandingkan dengan warna hijau anggur, tetapi lebih muda (meskipun tetap lebih merah) daripada warna hijau tua lumut.

 

Advertisement