Advertisement

Aliran yang meragukan atau menyangsikan kemampuan pikiran dan pengetahuan manusia untuk mencapai kebenaran yang tetap, yang definitif, yang satu, dan yang objektif berlaku bagi semua orang. Benih-benih munculnya ajaran ini sudah tampak pada kaum sofis yang menjamur pada masa sebelum dan sejaman dengan Sokrates (470-399 SM). Ajaran skeptisisme yang.paling keras berasal dari Pyrrho dari Elis (360-270 SM), dan lima abad kemudian muncul kembali melalui seorang tabib bernama Sextus Empiricus (sekitar tahun 250).

Akibat pertentangan pendapat hasil refleksi filosofis tentang prinsip dasar alam semesta dari para pendahulu mereka yang tak kunjung didamaikan dan muak terhadap pemikiran metafisik, kaum sofis mengambil jalan pragmatis dengan memeluk relativisme. Kebenaran itu sesuatu yang relatif belaka. Tidak ada kebenaran definitif dan tetap. Manusia hanya mencapai kebenaran yang bersifat subjektif. Bahkan manusia adalah ukuran dari segala sesuatu. Semuanya dianggap benar, baik atau bagus dalam hubungannya dengan manusia. Oleh karena itu setiap pernyataan atau dalil dapat sekaligus benar dan salah. Maka sebaiknya manusia bertindak sesedikit mungkin. Ketenangan batin dan kebahagiaan hidup itu adalah bila manusia tidak berbuat dan tidak membuat penilaian.

Advertisement

Incoming search terms:

  • dalil - dalil pyrrho

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • dalil - dalil pyrrho