Advertisement

Suatu penyakit kronik sis-tem saraf yang ditandai oleh kerusakan selubung mielin saraf setempat pada zat putih, yang kadang-kadang juga menjalar ke zat kelabu otak atau sumsum tulang belakang. Lesi dalam zat putih memberi gejala khas berupa kelemahan, hilangnya koordinasi, kesemutan, gangguan bicara dan gangguan penglihatan seperti penglihatan ganda, bintik buta, atau daya lihat menurun. Kelainan ini biasanya dijumpai pada usia dewasa muda atau setengah baya. Perjalanan penyakit umum-nya lama dengan periode sembuh dan kambuh bergantian, dan kadang-kadang berlangsung sampai bertahun-tahun. Penyebab penyakit ini tidak diketahui, dan cara pengobatan yang efektif belum ditemukan.

Advertisement
Advertisement