Advertisement

Adalah rasa takut yang terus-menerus menggerogoti seseorang karena ia merasa telah melakuku atau akan melakukan dosa. Skrupel timbul dalam kesadaran yang terganggu karena rasa takut. Orang dibuatnya melihat dosa yang sebenarnya tidak dilakukannya. Kata ini berasal dari kata Latin scrupulus, batu kecil tajam, yang walaupun kecil menyebabkan rasa tak enak bila, misalnya, terselip di dalam sepatu seseorang.

Rasa bersalah menimbulkan dorongan untuk mengakukan dosa, tetapi bagi orang yang dikuasai skrupel, pengakuan dosa atau absolusi hanya memberikan keringanan sesaat. Rasa takut dan ketegangan batinnya tidak hilang. Ia tidak mempunyai kepercayaan akan kemampuannya menjauhi dosa, akan nasihat-nasihat bapa pengakuan, atau akan kebaikan Tuhan. Ia selalu dilanda konflik emosional, dan karena itu jalan paling baik baginya ialah mencari bantuan seorang psikiater, seorang penasihat rohani yang berpengalaman.

Advertisement

Advertisement