Advertisement

Tumbuhan yang kulit kayunya dimanfaatkan oleh perajin kain batik tradisional sebagai bahan pencelup yang memberikan warna cokelat gelap. Pohon ini berukuran sedang sampai mencapai tinggi 30 meter. Soga sering ditanam sebagai tanaman pinggir jalan, peneduh, atau tumbuh liar di hutan campuran dan hutan jati, terutama di hutan bakau dekat pesisir pantai. Tajuknya yang mendatar berupa payung dan ber-warna hijau gelap. Pada musim berbunga dan ber-buah, pohon ini mudah dikenal karena bunganya yang kuning atau buahnya yang tumbuh tegak menjulang di permukaan tajuk daun. Kayunya cukup keras, dengan kelas awet III – IV dan kelas kuat II. Kayu ini banyak digunakan untuk bahan bangunan dan papan perabot rumah tangga.

Klasiifikasi Ilmiah. Soga termasuk suku Caesalpiniaccae (johar-joharan); nama ilmiahnya Peltophorum pterocarpa.

Advertisement

Advertisement