Advertisement

Alat pencatat intensitas cahaya matahari. Intensitas cahaya matahari diukur oleh alat yang disebut solarimeter. Solarimeter mempunyai dua permukaan yang sama luasnya dan terbuat dari bahan yang sama. Hanya saja yang satu permukaannya hitam dan kusam, sedangkan yang lain mengkilat atau sangat putih. Cahaya matahari yang menjatuhi kedua permukaan ini akan menaikkan suhu keduanya, namun suhu permukaan yang hitam lebih tinggi daripada yang lain. Selisih kedua suhu ini dapat menimbulkan arus listrik atau tegangan listrik. Pada solarimeter arus ini diukur. Pada solarigraf arus ini diperkuat dan digunakan untuk menggerakkan pena ke atas dan ke bawah, atau ke kiri dan ke kanan. Pena ini menempel pada permukaan kertas grafik yang ditaruh pada dinding silinder putar. Sumbu putar silinder ini sejajar dengan arah gerak pena. Silinder diputar dengan kecepatan konstan, misalnya 360° dalam 10 jam. Maka pada kertas grafik akan diperoleh alur intensitas cahaya matahari terhadap waktu dalam sehari itu. Kertas berisi alur ini disebut solarigram. Kedua permukaan itu bersama- sama digerakkan sedemikian sehingga berkas cahaya matahari selalu tegak lurus pada permukaan-permukaan itu.

Dua asas lain yang dapat digunakan untuk mengukur intensitas adalah fotometri (cahaya matahari mementalkan elektron dari dalam tabung foton, lalu arus listrik yang ditimbulkan diukur), dan aktinometri cahaya matahari mengkatalisis suatu reaksi fotokimia; lalu jauhnya reaksi itu berlangsung ditetapkan secara kimiawi).

Advertisement

Incoming search terms:

  • pengertian solarimeter
  • solarimeter dan solarigraf

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian solarimeter
  • solarimeter dan solarigraf