Advertisement

Alat pengukur laju kendaraan bermotor. Berdasarkan cara kerjanya dikenal spedometer mekanis, magnetik, elektris dan elektronis. Sampai saat ini spedometer magnetik merupakan jenis yang paling populer dan telah digunakan sejak tahun 1920. an.

Prinsip Kerja. Spedometer magnetik terdiri atas- magnet permanen yang dapat berputar, wadah alumU nium, pegas spiral, jarum penunjuk dan piringan skala. Magnet digerakkan oleh kabel fleksibel, vang diputar oleh roda gigi di belakang transmisi. Wadah aluminium dihubungkan dengan salah satu ujung p0. ros jarum penunjuk. Wadah aluminium ini secara fisik tidak terhubung dengan magnet sehingga bebas bergerak. Jarum penunjuk yang terhubung dengan poros akan ikut berputar apabila wadah aluminium berputar. Salah satu ujung pegas spiral terikat pada batang poros; pegas spiral ini berfungsi meredam gerak osilasi jarum penunjuk dan memaksa jarum penunjuk menunjuk angka nol pada saat kendaraan berhenti.

Advertisement

Apabila kendaraan berjalan, magnet permanen akan berputar. Putaran magnet menyebabkan medan magnetnya ikut berputar, sehingga menginduksikan arus Eddy pada wadah aluminium dan membangkitkan medan magnet lain. Interaksi antara medan magnet permanen dan medan magnet yang dibangkitkan arus Eddy pada wadah aluminium menyebabkan wadah aluminium berputar searah dengan arah putaran magnet. Semakin cepat magnet berputar, semakin jauh gerakan wadah aluminium dan semakin jauh pula simpangan jarum penunjuk.

Advertisement