Advertisement

Uraian cahaya bintang yang diperoleh dengan menggunakan spektrograf atau prisma objektif. Pada spektrograf, bayangan bintang pada titik fokus teleskop dilewatkan sebuah celah. Cahaya kemudian dipantulkan oleh kisi-kisi atau dibiaskan oleh prisma kaca. Cahaya tersebut akan terurai dan kemudian difokuskan oleh lensa objektif kamera dan terbentuklah spektrum bintang yang tak lain adalah kumpulan bayangan celah untuk berbagai panjang gelombang. Spektrum bintang juga dapat diperoleh dengan prisma objektif, yaitu sebuah prisma yang diletakkan di depan teleskop. Cahaya bintang diuraikan oleh prisma objektif sebelum memasuki teleskop. Daya urai suatu prisma objektif tidak sebesar spektrograf namun dengan prisma sekaligus dapat dipotret spektrum banyak bintang.

Spektrum bintang terdiri atas spektrum kontinu yang berasal dari fotosfer atau permukaan bintang yang diselang-seling garis-garis gelap yang disebut garis-garis absorpsi dan kadang-kadang garis-garis terang yang disebut garis-garis emisi. Garis-garis spektrum itu disebabkan oleh penyerapan atau pemancaran cahaya oleh atom-atom unsur-unsur tertentu di atmosfer bintang. Dengan menganalisis garis- garis dapat diketahui unsur-unsur yang menghasilkan garis-garis tersebut.

Advertisement

Pola spektrum bintang umumnya berbeda-beda. Pada tahun 1886 E.C. Pickering memulai suatu survai spektrum bintang secara fotografi dengan menggunakan prisma objektif di Observatorium Harvard. Salah seorang pembantu Pickering, yaitu Miss Annie J. Cannon, mengembangkan suatu klasifikasi spektrum bintang yang dipakai hingga sekarang. Miss Cannon telah melakukan klasifikasi terhadap hampir 400.000 bintang. Hasilnya diterbitkan oleh Observatorium Harvard dalam Katalog Henry Draper pada tahun 1918-1924 (nama ini digunakan sebagai penghormatan pada Henry Draper, seorang pelopor spektroskopi bintang di Amerika).

Dalam katalog tersebut spektrum bintang dibagi dalam kelas-kelas yang dinyatakan dengan huruf O, B, A, F, G, K dan M. Untuk mengingat urutan penggolongan spektrum biasanya digunakan kalimat: Oh, be a fine girl, kiss me. Bintang kelas O, B dan A disebut bintang kelas awal sedang bintang kelas K dan M disebut bintang kelas lanjut. Di antara kelas di atas masih ada pembagian dalam subkelas. Misalnya antara kelas B dan A ada pembagian subkelas

BO, BI, B2, …., B9, AO.

Pada mulanya diduga perbedaan pola spektrum ini disebabkan oleh perbedaan komposisi kimia di atmosfer bintang. Tetapi kemudian diketahui bahwa penyebab utamanya adalah perbedaan suhu permukaan bintang. Sebagai contoh hidrogen merupakan unsur yang terbanyak di semua bintang tetapi garis hidrogen paling jelas pada bintang spektrum kelas A. Bintang kelas awal, yaitu kelas O, B dan A, adalah bintang yang panas, sedang bintang kelas lanjut merupakan bintang dingin.

Incoming search terms:

  • pengertian spektrum bintang
  • spektrum bintang
  • spektrum bintang adalah
  • garis spektum bintang
  • guna analisis spektrum bintang
  • sub kelas spektrum bintang
  • garis spektrum bintang
  • garis garis terang dalam spectrum bintang di sebabkan oleh
  • bintang pintar arti
  • arti spektrum bintang

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian spektrum bintang
  • spektrum bintang
  • spektrum bintang adalah
  • garis spektum bintang
  • guna analisis spektrum bintang
  • sub kelas spektrum bintang
  • garis spektrum bintang
  • garis garis terang dalam spectrum bintang di sebabkan oleh
  • bintang pintar arti
  • arti spektrum bintang