Advertisement

Cabang matematika yang menangani segala macam data numeris yang penting bagi masalah dalam berbagai cabang kehidupan manusia, misalnya cacah jiwa, angka kematian, angka produktivitas pertanian, angka perdagangan. Data itu sendiri sering disebut angka statistik.

Statistika merupakan sains dan seni dalam memperoleh dan menganalisis data kuantitatif agar dapat ditarik kesimpulan yang benar dalam suasana ketidakpastian. Kesimpulan statistik dapat berupa taksiran yang didasarkan pada data satu atau beberapa eksperimen saja atau pada data dari suatu contoh terbatas dari suatu populasi atau kelompok besar. Ketidakpastian itu timbul dari tidak lengkapnya data. Digunakan penalaran induktif, yang didasarkan pada matematika kebolehjadian, untuk memperkirakan dapat kelirunya suatu taksiran atau suatu uji.

Advertisement

Statistika dapat dibagi dalam teori statistik dan metode statistik. Pembagian lain adalah: statistika deskriptif dan statistika analitis. Statistika deskriptif menangani pentabelan dan pengelompokan data, pemaparan data secara grafis, dan perhitungan untuk penyimpulan. Statistika analitis menangani perencanaan pengamatan, analisis data pengamatan, dan penarikan kesimpulan dari hasil analisis itu.

Statistika Deskriptif. Tabel yang pertama kali disusun dalam pemaparan data pengamatan adalah tabel frekuensi. Misalnya tinggi siswa. Kolom pertama menyatakan tinggi, misalnya dalam sentimeter (95, 96, …, 100, 101, …, 125, 126, …, 151, 152, …, 165) dan kolom kedua banyaknya siswa yang tinggi badannya dinyatakan oleh kolom pertama. Data semacam ini biasanya bermodus tunggal, artinya apabila banyaknya (frekuensi) siswa dialurkan terhadap tinggi, akan diperoleh lengkungan dengan satu puncak. Pemaparan grafis dapat pula dalam bentuk histogram atau poligon. Histogram: empat persegi panjang yang sama lebar dijajarkan. Panjang (tinggi) persegi ini menunjukkan frekuensi, sedangkan titik tengah lebarnya menunjukkan kelompok sifat (dalam contoh di atas adalah tinggi badan). Poligon (segi banyak): frekuensi dibuat dengan menghubungkan titik-titik pasangan frekuensi – sifat.

Dalam menelaah distribusi frekuensi ada sejumlah pengertian. Kurva frekuensi adalah lengkungan yang diperoleh apabila dilakukan tak-terhingga banyak pengamatan. Kurva frekuensi (atau distribusi) normal dapat didekati secara analitis oleh fungsi

/tv) = (l/W/2)exp.{ -(x-fi)2/2o2}

dengan o adalah deviasi standar populasi; kuadratnya disebut varians populasi. Umumnya kurva itu simetris, tetapi ada juga kurva yang tidak simetris, dan disebut distribusi miring.

Deviasi standar merupakan suatu besaran yang me-nyatakan simpangan terhadap nilai rata-rata. Simpangan tiap data terhadap nilai rata-rata dikuadratkan, kemudian dijumlahkan. Jumlah n buah kuadrat ini dibagi dulu dengan (n – 1), kemudian ditarik akar terhadap hasilnya. Makin kecil deviasi standar akan makin curam kurva frekuensi itu.

Statistika Analitis mempunyai dua cabang penting: (a) rancangan dan analisis survai contoh dan (b) rancangan dan analisis eksperimen. Dalam pengambilan contoh suatu asas yang penting adalah asas pengambilan contoh secara acak, sehingga nilai rata-rata yang dihasilkan merupakan taksiran terbaik bagi populasi itu. Terbaik berarti taksiran itu tidak berat sebelah, taat asas, efisien, dan cukup. Cukup berarti semua informasi dalam contoh telah dapat disarikan.

Di dalam statistika analitis ini terdapat beberapa besaran, yang berkaitan dengan sesatan (galat) dan derajat dapat diandalkannya data. Selanjutnya terdapat pengertian atau teknik seperti pengambilan contoh secara acak dan lapis (stratified random sampling), pengambilan contoh secara bersistem, pengambilan contoh rangkap, perkiraan ukuran contoh yang optimal, tipe satuan sampling, taksiran angkabanding, taksiran regresi, dan sumber-sumber sesatan dalam survai.

Rancangan dan analisis eksperimen dilakukan dengan mengingat bahwa kesimpulannya harus berlaku untuk seluruh populasi, baik yang nyata maupun yang hipotetik. Beberapa asas yang dilibatkan di sini adalah pengacakan dan pengulangan. Juga pengendalian sumber-sumber variasi dari luar. Beberapa tahap dalam rancangan dan analisis eksperimen sederhana: (1) merumuskan hipotesis, (2) merancang eksperimen untuk menguji hipotesis itu, (3) mengumpulkan dan mentabelkan data eksperimen yang penting, (4) memperoleh distribusi data dengan mengandaikan bahwa hipotesis itu benar, (5) menguji makna; di sini hipotesis itu akan diterima atau ditolak pada tingkat makna tertentu; tingkat makna itu haruslah ditetapkan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • pengertian kurva populasi dalam statistika
  • pengertian curve dalam statistika
  • pengertian kurva dalam statistika
  • pengertian kurve statistika

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian kurva populasi dalam statistika
  • pengertian curve dalam statistika
  • pengertian kurva dalam statistika
  • pengertian kurve statistika