Advertisement

Oleh orang awam sering diasosiasikan dengan pekerjaan sekretaris atau wartawan. Anggapan tersebut memang ada benarnya, karena cara menuliskan kata yang terucapkan dengan singkat, cepat dan tepat ini merupakan keterampilan yang sangat membantu profesi mereka. Stenografi berasal dari kata Yunani stenos, yang artinya sempit atau cepat, dan graphein, yang artinya menulis. Dulu, tulisan ini disebut pula tachygraphy, karena tachy (dari kata Yunani tachys) artinya juga cepat.

Tulisan steno atau shorthand yang bentuknya aneh itu mempunyai sejarah yang cukup panjang, hampir sama panjangnya dengan sejarah abjad Latin yang juga digunakan dalam penulisan berbahasa Indonesia. Abjad Latin sendiri sebenarnya bentuk yang dipersingkat dari sistem penulisan abjad yang lebih kuno, misalnya abjad Cina, hiroglif dan Jepang, yang cara penulisannya lebih kompleks karena kata-kata diekspresikan dalam bentuk lukisan yang tidak sese-derhana abjad Latin.

Advertisement

Perdebatan seru antara Senator Cicero dan Cato pada tahun 63 sebelum Masehi direkam oleh notulis bernama Marcus Tullius Tiro dengan metode penulisan cepat yang dianggap menjadi cikal bakal tulisan steno. Metode Tiro biasa digunakan oleh orang Romawi pada tahun-tahun setelah itu. Mereka bahkan menggunakan singkatan kata dengan hanya menggunakan huruf pertamanya. Nota Bene dan Post Scriptum, yang masing-masing disingkat NB dan PS, merupakan contoh-contoh praktik mereka dalam mengembangkan tulisan cepat. Santo Paulus, salah seorang penyebar Injil yang pertama, diduga menggunakan seorang penulis steno ketika menyurati jemaatnya di kota Kolose. Surat-suratnya itu kemudian menjadi salah satu bagian Kitab Injil Perjanjian Baru.

Timothy Brights dari Inggris, yang dianggap sebadai perintis stenografi modern, memperkenalkan metode penulisannya pada tahun 1588 dan memperoleh paten atas penemuan tersebut. Paten yang didapatnya menyebabkan tulisan steno metode Brights hanya bisa diajarkan oleh dia sendiri.

Sistem steno yang dipakai selama dasawarsa-dasawarsa pertama abad ke-18 adalah ciptaan Thomas Gurney dari Inggris, yang didasarkan pada sistem steno ciptaan William Mason (Inggris) pada tahun 1672. Sistem Gurney bertahan selama kurang lebih dua ratus tahun. Gurney dan perusahaan keluarganya kemudian menjadi penulis steno resmi Majelis Tinggi dan Majelis Rendah Inggris.

Franz Xaver Gabelsberger dari Jerman menciptakan sistem stenonya pada tahun 1834. Metode Gabelsberger, yang merupakan tulisan steno berbentuk kursif (miring) yang pertama, banyak dipakai di Eropa Barat, termasuk Skandinavia.

Sistem steno yang dipakai pada saat itu selalu didasarkan pada konsep mempersingkat atau menyederhanakan huruf sehingga yang terjadi adalah penulisan yang lebih disederhanakan dari semua huruf atau kumpulan huruf yang ada. Baru pada tahun 1837 diterbitkan buku pelajaran stenografi yang mendasarkan mekanisme penulisannya pada bunyi. Sir Isaac Pitman menciptakan sistem steno yang kemudian dipakai secara umum di negara-negara berbaiiasa Inggris, kecuali Amerika Serikat. Sistem Pitman kemudian disusul oleh ciptaan seorang Irlandia, John Robert Gregg, yang beremigrasi ke Amerika Serikat. Sistem Gregg sangat diandalkan sebagai sistem yang praktis dan cepat setelah seorang stenografis pengadilan berhasil membuat laporan sidang secara lengkap dengan kecepatan tulis 280,4 kata per menit, jauh melebihi kecepatan orang berbicara normal.

Di Indonesia dikenal dua sistem yang sering kali digunakan para stenografis, yaitu Sistem Karundeng, yang diciptakan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat bernama Karundeng, dan Sistem Paat, yang dipak i setelah diberlakukannya ejaan bahasa Indonesia yang diperbarui. Pada prinsipnya ada dua hal yang perlu dipelajari, yakni bentuk tulisan cepat huruf per huruf dan bentuk-bentuk penyingkatan kata-kata dalam perbendaharaan kata Indonesia yang biasa dipakai pada pembicaraan sehari-hari. Dengan de-mikian, seorang stenografis Indonesia yang paripurna harus mempelajari sedikitnya dua sistem, yaitu stenografi dengan basis bahasa Indonesia dan basis bahasa Inggris. Sistem Paat sudah menjadi standar kurikulum murid-murid Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) dan sekolah-sekolah sekretaris di Indonesia.

Tuntutan untuk lebih mempercepat kemampuan tulis dan mempermudah cara penulisannya akhirnya berpuncak pada penciptaan mesin steno yang menggantikan penulisan manual dengan mesin bertombol. Alatyang disebut stenotype ini sekarang dipakai sebagai alat standar di pertemuan-pertemuan internasional seperti yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Incoming search terms:

  • pengertian stenografi
  • tulisan stenografi dan artinya
  • materi lengkap stenografi
  • pengertian dan cotoh steno grafi
  • materi tentang stenografi bhs inggris
  • kapan stenografi mulai digunakan
  • jelaskan yg dimaksd stenos dan grahein
  • Istilah dari steno
  • dlm stenografi stenos dan grafien yang artinya?
  • atas steno mempunyai arti

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian stenografi
  • tulisan stenografi dan artinya
  • materi lengkap stenografi
  • pengertian dan cotoh steno grafi
  • materi tentang stenografi bhs inggris
  • kapan stenografi mulai digunakan
  • jelaskan yg dimaksd stenos dan grahein
  • Istilah dari steno
  • dlm stenografi stenos dan grafien yang artinya?
  • atas steno mempunyai arti