Advertisement

Serambi tempat aliran dan mazhab Stoisisme didirikan oleh Zeno (336 – 264 SM) dari Kition, suatu tempat di pulau Siprus. Mazhab ini didirikan pada tahun 300 SM. Zeno tiba di Athena, tempat ia dididik dalam ajaran mazhab sinis, sekitar tahun 315 SM. Ia mengajarkan pahamnya di lorong-lorong di antara tiang-tiang beraneka warna, disebut stoa poikile, yang akhirnya dijadikan nama ajaran yang diturunkannya. Zeno dan mazhabnya hidup dengan cara menjauhkan diri dari pergaulan masyarakat dan hidup semakin miskin. Ia meninggal dunia karena bunuh diri pada tahun 264 SM.

Ajaran Zeno dan murid-muridnya didasarkan pada suatu keyakinan akan tiadanya arti agama, moral, politik, dan filsafat yang diwariskan oleh para pendahulunya. Mereka menganggap pandangan-pandangan itu sudah tidak cocok lagi dengan masalah-masalah yang timbul dari susunan kebudayaan dan masyarakat baru. Ajaran Stoa mempunyai pengaruh dalam kawasan yang amat luas, hingga Roma, dan bertahan cukup lama, sampai sekitar lima abad. Bahkan ajaran itu bertahan dalam bentuknya yang tetap di segal kawasan yang dipengaruhinya

Advertisement

Lazimnya sejarah Stoa dibagi ke dalam tiga perio de, yakni Stoa Kuno, Stoa Pertengahan, dan Sto’ Baru. Periode Stoa Kuno tahun 300-200 SM, mula-mula dengan pendirinya Zeno dari Kition, Kleahes da ‘ Assos (300-220 SM, yang terkenal dengan lagi pujiannya terhadap Zeus) dan Chrysippos dari Sol’ (277-200 SM, dari dialah ajaran sistematik mazhab Stoa berasal). Dalam periode ini ajaran logika dan epistemologi berkembang, demikian juga ajaran fiSj. ka Stoa.

Periode Stoa Pertengahan berlangsung tahun 150. 100 SM. Tidak ada tokoh yang menonjol dalam periode ini, namun beberapa nama dapat disebutkan, panaetius (180-110 SM) dan Posidonius (135-50 SM) seorang ensiklopedis. Dalam masa ini ajaran Stoa tersebar ke Asia, Afrika Utara, dan dunia Latin (R0. ma), serta cenderung ke arah ensiklopedisme sinkretisme, dan panteisme. Cicero (106-43 SM) dipengaruhi juga oleh ajaran Stoa.

Periode Stoa Baru yang meliputi masa tahun 50- 200 mempunyai pengaruh sangat besar, terutama di dunia Latin (Roma). Ajaran Stoa sangat diminati oleh para cendekiawan Latin. Tokoh-tokohnya yang terkenal adalah Seneca dari Cordoba, Spanyol (3-65, yang atas perintah Kaisar Nero bunuh diri sewaktu mandi), Epictetus (56-138, seorang budak belian), dan Kaisar Marcus Aurelius (121-180). Dalam periode inilah etika Stoa sangat ditekankan.

 

Incoming search terms:

  • filsafat stoa
  • aliran stoa
  • stoa adalah
  • aliran filsafat stoa
  • ajaran stoa
  • pengertian stoa
  • aliran setoa
  • apa itu stoa
  • stoa filsafat
  • pengertian ajaran stoa

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • filsafat stoa
  • aliran stoa
  • stoa adalah
  • aliran filsafat stoa
  • ajaran stoa
  • pengertian stoa
  • aliran setoa
  • apa itu stoa
  • stoa filsafat
  • pengertian ajaran stoa