Advertisement

Atau arus kesadaran, biasanya dihubungkan dengan konsep dan teknik penulisan novel yang tidak konvensional. Dalam novel konvensional, kejadian-kejadiannya disusun secara logis dan kronologis berdasarkan pengalaman sehari-hari. Apa yang diceritakan di dalamnya disusun berurutan dan dalam hubungan sebab akibat yang masuk akal. Seluruh kejadian dan perbuatan tokoh-tokohnya lahir dalam tindakan, berbentuk ucapan maupun aksi lahiriah dan batiniah.

Dalam novel arus kesadaran, segala sesuatunya dihadirkan tanpa organisasi logis seperti dalam novel konvensional. Semua ide dan imaji di dalamnya dihadirkan berdasarkan konsep asosiasi. Semua kejadian dan pikiran hanya terjadi dalam benak tokoh utamanya. Biasanya tokoh ini sedang mengalami situasi kejiwaan yang kritis, dan dalam kondisi demikian segala sesuatu yang terjadi di luar dirinya mendapatkan respons dari dalam jiwanya secara simultan. Inilah sebabnya kejadian nyata dan tidak nyata sama harganya, kejadian yang telah lahir dalam tindakan dan yang belum lahir yang hanya diangankan belaka, menjadi sama saja nilainya. Keadaan ini sulit dituliskan berdasarkan konsep novel konvensional yang terikat oleh urutan waktu dan susunan yang logis. Tidak jarang arus kesadaran kejadian demi kejadian diceritakan secara tak beraturan, baik dalam urutan waktu maupun nilai ada dan tidak adanya peristiwa. Apa yang ditakutkan, apa yang pernah dan sedang terjadi, bercampur aduk berdasarkan hukum asosiasi tokoh utamanya. Bahkan peristiwa yang dikira benar-benar terjadi, ternyata akan diingkari sendiri oleh tokoh utama sebagai tak pernah terjadi.

Advertisement

Konsep dan teknik novel arus kesadaran pertama kali dipraktikkan oleh Edouard Dujardin dalam karyanya Les Lauriers sont coupes pada tahun 1887, yang kemudian dikembangkan dan dipopulerkan oleh James Joyce dengan roman besarnya, llyses. Tokoh lain yang terkenal sebagai pengikut aliran ini ialah Virginia Woolf.

Dasar dari konsep ini adalah ilmu jiwa Freud dan teknik asosiasi dalam psikiatri. Di Indonesia teknik semacam ini dapat dikenali dari uua novel Putu Wija. ya, Telegram dan Stasiun, meskipun konsep dasarnya mungkin berbeda.

Incoming search terms:

  • pengertian stream of consciousness
  • arti stream of consciousness
  • stream of
  • stream of consciousness adalah
  • arti dari diangankan
  • pengertian stream
  • teknik arus kesadaran tokoh
  • maksud dari stream of consciousness
  • consciousness adalah
  • arti stream of consciouness

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian stream of consciousness
  • arti stream of consciousness
  • stream of
  • stream of consciousness adalah
  • arti dari diangankan
  • pengertian stream
  • teknik arus kesadaran tokoh
  • maksud dari stream of consciousness
  • consciousness adalah
  • arti stream of consciouness