PENGERTIAN STRUKTUR DAN FUNGSI OTAK MANUSIA

12 views

PENGERTIAN STRUKTUR DAN FUNGSI OTAK MANUSIA – Otak terletak di dalam lapisan tengkorak yang terlindungi dan diselubungi tiga lapisan jaringan non saraf, yaitu jaringan membran yang disebut meninges. Bila dilihat dari atas, otak memiliki garis tengah berupa celah yang membaginya menjadi dua bagian sama persis yang disebut hemisfer serebral; kedua bagian tersebut membentuk sebagian besar serebrum. Penghubung utama kedua hemisfer tersebut adalah sekumpulan serat saraf yang disebut horpus halosum. Bagian atas, samping, dan beberapa permukaan bawah hemisfer membentuk hortehs serebral. Korteks terdiri dari enam lapisan kumpulan sel neuron yang terikat kuat dengan banyak proses interkoneksi pendek yang terbuka. Neuron-neuron tersebut, yang diperkirakan berjumlah 10 hingga 15 miliar, membentuk lapisan luar _npis, yang disebu t bagian abu-abu otak. Bentuk korteks tergulung, bagian tepinya disebut girus, dan celah-celah di antaranya disebut sulci.
Celah yang dalam membagi hemisfer serebral menjadi beberapa area yang berbeda yang disebut lobus. Lobus frontalis terletak di depan sulcus tengah: lobus parietal terletak di belakangnya dan di atas sulcus tepi; lobus temporal terletak di bawah sulcus tepi; dan lobus ohsipitalis terletak di belakang lobus parietals dan temporal lobus. Berbagai fungsi yang berbeda cenderung dilokalisasi dalam berbagai bagian lobus tertentu: penglihatan di dalam oksipitalis; pembedaan suara di dalam temporal; penalaran dan proses mental lain yang lebih tinggi serta pengaturan dalam melakukan gerakan sulit di dalam frontalis memicu berbagai gerakan otot rangka di dalam satu kumpulan di depan sulcus tengah; menerima sensasi sentuhan, tekanan, rasa sakit, suhu, dan posisi tubuh dari kulit, otot, urat, dan sendi di dalam satu kumpulan di belakang sulcus tengah. Kedua hemisfer otak memiliki perbedaan fungsi. Hemisfer kiri, yang secara umum mengontrol bagian tubuh sebelah kanan dengan menyeberangi serat-serat motorik dan pengindraan, berperan dalam berbicara dan, menurut beberapa neuropsikolog, dalam berpikir analitis bagi orang-orang yang tidak kidal dan juga bagi sejumlah orang kidal. Hemisfer kanan mengontrol sisi kiri tubuh, membedakan hubungan dan pola spasial, dan berperan dalam emosi serta intuisi. Namun, berpikir analitis tidak dapat ditempatkan secara eksklusif di hemisfer kiri atau intuisi dan bahkan berpikir kreatif di hemisfer kanan; kedua hemisfer tersebut terus menerus saling berkomunikasi melalui korpus kalosum. Pembagian cara berpikir yang tampak berbeda mungkin tidak setajam yang diyakini sementara orang.

Jika otak dibelah menjadi dua, memisahkan dua hemisfer cerebral, terlihat fitur-fitur lain yang penting. Bagian abu-abu korteks serebral tidak meluas hingga ke bagian dalam otak. Sebagian besar sisi dalam otak merupakan bagian putih, yang terdiri dari berbagai bidang besar atau kumpulan serat yang diselubungi mielin yang menghubungkan kumpulan sel-sel dalam korteks dengan bidang-bidang lain yang mengarah ke atas dan ke bawah, dan sebagai pusat pusat kendali yang mengintegrasikan motorik dan sensori. Beberapa sel kortikal menjulurkan serat-serat-nya yang panjang atau akson ke berbagai neuron motorik di dalam jaringan saraf tulang belakang, namun yang lain hanya menjulurkannya sampai ke batas kumpulan berbagai sel neuron yang saling berhubu ngan. Empat kumpulan terletak jauh di dalam setiap hemisfer, yang secara kolektif disebut ganglia basalis. Jauh di dalam otak juga terdapat rongga yang disebut ventrilzel, yang bersambung dengan saluran tengah jaringan saraf tulang belakang dan berisi cairan sere brospinal.
Empat area atau struktur fungsional penting.

  1. Diensefalon, bagian depan terhubung dengan kedua hemisfer dan di belakang dengan bagian otak tengah, berisi talamus dan hipotalamus, yang terdiri dari berbagai kumpulan nuklei. Talamus merupa kan stasiun penerima semua jalur sensori, kecuali penciuman. Nuklei yang membentuk talamus menerima hampir semua impuls yang datang dari berbagai daerah sensori tubuh sebelum mengan-tarkannya ke serebrum, di mana impuls-impuls tersebut diinterpretasi sebagai sensasi kesadaran. Hipotalamus merupakan pusat integrasi tertinggi bagi banyak proses di bagian dalam tubuh. Nukleinya mengatur metabolisme, suhu, keringat, tekanan darah, tidur, dan nafsu makan.
  2. Bagian tengah otah merupakan massa bidang serat saraf yang menghubungkan korteks serebral dengan pons, medula oblongata, serebelum, dan jaringan saraf tulang belakang.
  3. Batang otah berisi pons dan medulla oblongata dan terutama berfungsi sebagai stasiun penerima saraf. Pons berisi kumpulan serat yang menghubungkan serebelum dengan jaringan saraf tulang belakang dan dengan area motorik serebrum. Medula oblo ngata berfungsi sebagai jalur lalu lintas utama bagi kumpulan serat yang mengarah ke atas dari jaringan saraf tulang belakang dan mengarah ke bawah dari pusat otak yang lebih tinggi. Di dasar medula banyak serat motorik yang menjulur ke sisi yang berseberangan. Medula juga berisi nuklei yang menjaga ritme denyut jantung, naik turunnya diafragma, dan menyempit serta melebarnya pembuluh darah. Pusat batang otak adalahforrnasi retilzular, kadangkala disebut sistem aktivasi reti kular (reticular activating system) karena peran pentingnya dalam menggugah dan mempertahan kan kesadaran. Kumpulan serat di dalam pons dan medula mengirimkan serat untuk menghubungkan begitu banyak sel formasi retikular yang saling terkoneksi, yang juga mengirimkan serat ke korteks, ganglia basalis, hipotalamus, area septal, dan serebelum.
  4. Serebellum, seperti serebrum, terutama terdiri dari dua hemisfer dengan selubung tebal dengan korteks bagian luar merupakan bagian abu-abu dan bagian dalamnya kumpulan serat putih. Serebelum mene rima saraf sensori dari alat vestibular telinga dan dari otot, jaringan, serta sendi. Informasi diterima dan diintegrasikan sesuai dengan keseimbangan, postur, dan koordinasi halus gerakan tubuh.
  5. Bagian penting kelima adalah sistem limbik, yang terdiri dari berbagai struktur yang berkesinambung an di bagian bawah serebrum dan berkembang lebih dulu dibanding korteks serebral mamalia. Sistem limbik mengendalikan ekspresi emosi di bagian dalam tubuh dan di luar tubuh—detak jantung yang meningkat dan pernapasan, gemetar, berkeringat, dan perubahan ekspresi wajah—dan nafsu makan serta dorongan primer lainnya, antara
    haus, kawin, bertahan, menyerang, dan Berbagai struktur penting dalam sistem limbik adalah girus singulat, terentang antara korpus holosum; area septal, yang merupakan bagian depan talamus; hipokampus yang panjang dan berbentuk seperti tabung, yang terentang dari area septal ke dalam lobus temporalis; dan amygdala (salah satu ganglia basalis), yang tertanam di ujung lobus temporal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *