Advertisement

Dalam dunia musik, ialah ruang khusus yang dirancang berdasarkan akustik arsitektural. Ruang khusus ini diatur agar dapat menampilkan nada atau suara, terutama musik, secara jelas dan jernih, dengan disertai desis minimum. Studio berperan besar dalam proses rekaman musik, terutama bila dibutuhkan rekaman berkualitas tinggi. Orang dapat mendengar suara secara langsung dari sumbernya, dari pantulan, serta difraksi permukaan dinding sekeliling ruangan. Karakter akustik suatu ruang bisa ditentukan dengan pengontrolan terhadap pantulan suara dan penyebaran-penyebaran suara di dalamnya. Hal ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, termasuk membangun ruang berbentuk khusus, bahkan dengan konstruksi khusus, dan melakukan pelapisan khusus pada dinding ruangan dengan bahan tertentu.

Dalam merancang studio ada beberapa hal khusus yang harus diperhatikan. Paling utama adalah dilakukannya penyekatan berkualitas sangat baik terhadap interior dan eksterior ruangan untuk mencegah timbulnya desis. Pada praktiknya hal ini dilakukan untuk mengisolasi suara dari getaran. Kadang-kadang, untuk menghasilkan efek itu, diciptakan ruangan berkonstruksi “mengambang”. Konstruksi ini membebaskan ruangan dari dukungan langsung struktur kerangka bangunan.

Advertisement

Studio, dalam sinematografi maupun fotografi, adalah ruangan yang dirancang khusus untuk pemo-tretan. Dinding studio dirancang agar sisi tertentu dapat ditukar dengan dinding bergambar atau ber-warna khusus untuk keperluan pemotretan. Di ruangan ini selain tersedia gambar latar dengan warna-warna dan pemandangan tertentu, biasanya tersedia juga lampu-lampu sorot dengan berbagai filter dan layar pelengkapnya untuk menimbulkan pengaruh tertentu pada objek foto. Lampu- lampu ini bisa digeser dan dipindah tempatnya sesuai kebutuhan. Perlengkapan yang dimiliki sebuah studio sangat mendukung terciptanya foto-foto berkualitas bagus, terutama yang akan digunakan untuk iklan. Efek-efek khusus yang tidak dapat diciptakan pada pemotretan biasa, dapat diciptakan di studio. Selain itu, potret pasfoto (setengah badan) dan potret keluarga lazimnya juga dilakukan di dalam studio.

Pada pembuatan film, studio film malah memiliki perlengkapan yang lebih komplet. Selain gambar, sebagai latar belakang, ada juga dinding-dinding buatan yang mengesankan suasana tertentu, misalnya pojok rumah sakit, persimpangan jalan di dalam kampung, suasana sebuah kedai kopi, dll. Suasana sebagai latar belakang bisa diubah-ubah sesuai dengan skenario film. Untuk keperluan itu studio juga harus dilengkapi dengan perabot-perabot dan pelengkap lain yang sesuai dengan cukilan adegan tersebut. Dan karena umumnya lebih luas dibanding studio foto, studio film membutuhkan lampu dengan daya lebih besar. Terkadang untuk mendukung pencahayaan yang di-inginkan, diperlukan berbagai reflektor agar wajah atau tubuh pelaku utama mendapat cahaya yang cu-kup, sehingga tidak tampak gelap. Di sisi lain terdapat rel pembawa kamera agar alat pengambil gambar itu bisa lalu-lalang merekam adegan dari berbagai sudut pengambilan.

 

Incoming search terms:

  • pengertian studio
  • apa itu studio
  • pengertian studio musik
  • pengertian studio foto
  • pengertian studi rekaman
  • studio artinya
  • deskripsi ruang rekaman
  • arti studio
  • apa yang dimaksud dengan studio photography
  • apa pengertian foto studio

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian studio
  • apa itu studio
  • pengertian studio musik
  • pengertian studio foto
  • pengertian studi rekaman
  • studio artinya
  • deskripsi ruang rekaman
  • arti studio
  • apa yang dimaksud dengan studio photography
  • apa pengertian foto studio