Advertisement

PENGERTIAN SUBALI

Dalam mitologi Hindu, adalah raja kera penguasa negeri Kishkindhya. Ia disebut juga Bali atau Balin. Ia tewas pada saat berebut takhta kerajaan Kishkindhya dengan saudaranya sendiri, Sugriwa. Karena Sugriwa adalah sahabat terpercaya Rama, Rama membantu membunuh Subali, dan Sugriwa menjadi penguasa tunggal di negerinya. Subali mempu-nyai dua putra, Angada dan Tara.

Advertisement

 

 

PENGERTIAN SUBALI

Dalam pewayangan, adalah anak kedua ResiGotama. Ibunya bernama Dewi Indradi, seorang bidadarinya berubah menjadi kera. Keadaan yang menyedihkan itu diterimanya dengan rasa sesal karena ia sadar perubahan wujud itu akibat kutukan para dewa.

Subali lalu bertapa ngalong, menggelantung bagaikan kalong pada dahan pohon di tengah hutan di Gunung Sunyapringga. Berkat tapanya itu ia mendapat anugerah Aji Pancasona, dan tidak akan mati asal saja tubuhnya menyentuh tanah.

Pada suatu saat Raja Alengka yang sedang terbang di atas Sunyapringga jatuh terhempas ke tanah tanpa diketahui sebabnya. Setelah Dasamuka sadar bahwa ia berhadapan dengan Subali, Raja Alengka itu menantangnya. Namun Dasamuka tak sanggup melawan Resi Subali. Ia takluk dan berguru pada Subali. Selama berguru, Dasamuka juga mempelajari Aji Pancasona, sehingga ia pun tak dapat mati selama tubuhnya masih menyentuh tanah.

Suatu ketika Batara Narada datang menjumpai Subali, dan minta bantuan pendekar kera itu agar mengalahkan Raja Guakiskenda, Prabu Maesasura yang berkehendak mempersunting bidadari Dewi Tara. Batara Narada menjanjikan, bilamana Subali berhasil mengalahkan Prabu Maesasura dan patihnya Lembusura ^rta Jatasura, maka Dewi Tara akan dihadiahkan kepadanya.

Untuk melaksanakan tugas itu Subali minta bantuan adiknya, Sugriwa. Ia berpesan agar Sugriwa menunggu di muka pintu gua. Jika nanti dari dalam gua mengalir darah merah, berarti Subali yang menang. Namun kalau yang mengalir darah putih berarti Subali yang kalah, dan Sugriwa harus menutup pintu gua itu rapat-rapat.

Di dalam kerajaan di gua itu, Subali sekaligus bertanding melawan ketiga musuhnya. Ia membenturkan kepala ketiga lawannya satu sama lain, sehingga pecah dan darah serta otak berhamburan mengalir.

Sugriwa yang menanti di mulut gua menjadi bingung karena darah yang mengalir ternyata campuran antara warna merah dan putih. Ia mengira Subali dan lawan-lawannya mati bersama. Karena itu segera ditutupnya pintu gua itu rapat-rapat. Setelah itu ia melapor pada para dewa di kahyangan bahwa Subali dan lawan-lawannya mati bersama. Setelah mendengar laporan itu para dewa memutuskan untuk menghadiahkan Dewi Tara kepada Sugriwa.

Subali yang terperangkap di dalam gua mengira adiknya telah berlaku keji dengan menutup pintu gua itu. Dengan kesaktian yang dimilikinya akhirnya Subali dapat menjebol pintu gua lalu menyusul ke kahyangan. Dalam perjalanan ia bertemu dengan Sugriwa yang sedang menggandeng Dewi Tara. Tanpa berpikir panjang lagi Subali menyerang Sugriwa. Dengan mudah adiknya dikalahkan lalu dijepit tubuhnya pada dua dahan pohon. Subali merebut Dewi Tara lalu melarikan bidadari itu ke Guakiskenda dan memperistrinya. Dari perkawinan itu lahirlah Anggada, yang juga berwujud kera.

Beberapa waktu kemudian datanglah Sugriwa menantangnya. Subali keluar dari gua dan mereka pun berkelahi lagi. Dalam perkelahian itu Ramawijaya melepaskan anak panah pusaka Guawijaya pada Subali, sehingga kera sakti itu tewas seketika. Aji Pancasona tidak mempan terhadap panah pusaka Guawijaya.

Incoming search terms:

  • arti subali
  • arti nama subali
  • arti sugriwa
  • apa arti subali
  • subali tanding maesasura
  • subali artinya
  • pengertian subali sugriwo
  • nama subali itu artinya apa t?
  • arti dari subali
  • tandingan subali

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti subali
  • arti nama subali
  • arti sugriwa
  • apa arti subali
  • subali tanding maesasura
  • subali artinya
  • pengertian subali sugriwo
  • nama subali itu artinya apa t?
  • arti dari subali
  • tandingan subali