Advertisement

Sesungguhnya berarti kegiatan atau usaha menumbangkan sistem yang ada. Dalam politik praktis subversi merupakan suatu manifestasi pertentangan kepentingan-kepentingan yang tidak dapat dipertemukan, suatu kelanjutan dari perjuangan politik dengan merusak kekuatan lawan dengan cara-cara tertutup, yang sering juga dibarengi tindakan kekerasan terbuka, berbentuk semacam peperangan ataupun pemberontakan. Kegiatan subversi banyak dipakai oleh kekuatan atau pihak tertentu, yang berasal, digerakkan, atau dikendalikan oleh kekuatan-kekuatan di dalam negeri maupun di luar negeri, dalam rangka mencapai tujuan politiknya (secara luas) di suatu negara.

Karena kegiatan yang bersifat subversi dianggap dapat membahayakan jalannya pembangunan nasional Indonesia, dan dapat pula mengganggu sendi-sendi kehidupan bangsa dan negara, pemerintah RI me-ngeluarkan suatu undang-undang untuk memberantas kegiatan subversi itu. Suatu kegiatan dapat dianggap sebagai kegiatan subversi, antara lain, bila kegiatan itu bermaksud: (a) memutarbalikkan, merongrong, atau menyelewengkan ideologi negara Pancasila atau haluan negara; (b) menggulingkan, merusak, atau merongrong kekuasaan negara atau kewibawaan pemerintah yang sah atau aparatur negara; (c) menyebarkan rasa permusuhan atau menimbulkan permusuhan, perpecahan, pertentangan, kekacauan, keguncangan atau kegelisahan di kalangan masyarakat; (d) mengganggu, menghambat, atau mengacaukan pembangunan ekonomi, seperti pembangunan industri, jalannya produksi, distribusi, perdagangan, koperasi dan pengangkutan ataupun hal-hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak (rakyat). Sehubungan dengan hal ini, kegiatan pengrusakan atau penghancuran bangunan yang mempunyai fungsi untuk kepentingan umum atau sabotase dapat dianggap sebagai kegiatan subversi. Di samping itu, orang yang melakukan kegiatan mata-mata atau melakukan kegiatan yang menyatakan simpati bagi musuh negara RI atau negara yang sedang tidak bersahabat dengan RI juga dapat dianggap melakukan kegiatan subversi.

Advertisement

Sesuai dengan besar kecilnya kegiatan subversi, pelakunya dapat dipidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup, pidana penjara selama-lamanya 20 (dua puluh) tahun, atau denda setinggi-tingginya 30 juta rupiah.

Incoming search terms:

  • pengertian subversi
  • subversi
  • subversif
  • pengertian Subversif
  • pengertian undang undang subversi
  • undang undang subversi
  • Arti subversif
  • UU subversif
  • subversi adalah
  • subversif adalah

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian subversi
  • subversi
  • subversif
  • pengertian Subversif
  • pengertian undang undang subversi
  • undang undang subversi
  • Arti subversif
  • UU subversif
  • subversi adalah
  • subversif adalah