Advertisement

Dalam ekologi, adalah penggantian secara berulang organisme suatu komunitas dengan organisme lainnya, sehingga biasanya jenis organisme suatu komunitas menjadi lebih beragam setelah periode waktu tertentu. Perkembangan ekosistem ini berlangsung cukup lama.

Sebagai contoh hutan hujan tropis, hutan pinus, maupun ekosistem terumbu karang tidak muncul mendadak dari tanah atau dasar laut, melainkan melalui serangkaian perkembangan yang terjadi selama beberapa dekade, bahkan beberapa abad. Misalnya, dimulai dari jenis pemula, seperti lumut kerak atau gulma, yang membentuk suatu komunitas sederhana yang menempati sebagian kecil permukaan bumi. Selanjutnya, jenis pemula bergabung, dan digantikan jenis lain yang akan membentuk komunitas baru, sehingga secara perlahan menjadi ekosistem yang lebih mantap.

Advertisement

Suksesi berkaitan dengan klimaks ekosistem dan klimaks spesies. Banyak ekosistem berubah atau rusak dan mencapai tahap suksesi bukan karena kerusakan alam atau aktivitas manusia. Keadaan semacam ini disebut klimaks ekosistem atau klimaks komunitas. Ekosistem mantap dengan keanekaan jenis yang tinggi akan menggunakan energi dan unsur kimia lebih efisien dibandingkan dengan ekosistem yang belum mantap. Ekosistem yang mantap lebih dapat menyerap atau mentolerir sejumlah gangguan dibandingkan ekosistem yang belum mantap. Oleh karena itu, ekosistem mantap akan cenderung menghidupi dirinya sendiri dan faktor cuaca serta lingkungan lainnya menjadi faktor yang penting selama berabad-abad. Akan tetapi kerusakan alam dan ulah manusia akan selalu terjadi.

Klasifikasi Ilmiah. Sukma diluwih termasuk suku Hallo- ragaceae (paris-parisan); nama ilmiahnya Gunnera macrophylla.

Advertisement